Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-01-18 17:20:46

Kasus DBD Mulai Meningkat, Dinkes Gencar Melakukan Fogging

FOGGING: Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo mulai melakukan fogging di tempat-tempat yang dijadikan sarang nyamuk. Tak hanya di rumah warga, pengasapan itu juga dilakukan di sekolah dan pesantren.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo melakukan fogging di tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Itu dilakukan seiring dengan banyaknya orang yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Dari data Dinkes, selama dua pekan ini sudah ada 12 orang yang terjangkit DBD. 12 orang itu tersebar di Kecamatan Paiton, Kecamatan Pakuniran, Kecamatan Leces dan Kecamatan Kraksaan.

Baca Juga : Dinkes Kabupaten Probolinggo Siapkan Puluhan Ribu Vaksin untuk Pemudik

Kasi Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) pada Dinkes setempat, dr. Dewi Vironica menyampaikan kalau fogging dilakukan di beberapa tempat. Setidaknya sudah ada 15 lokasi yang dilakukan pengasapan tersebut. "Tempat yang memenuhi syarat untuk difogging," katanya, Selasa (18/1/2022).

Baca Juga : Selama Tiga Bulan, 3 Warga Banyuwangi Meninggal Akibat DBD

Salah satu syarat tersebut yaitu lokasi yang terdapat pasien DBD. Di tempat tersebut akan dilakukan fogging hingga jarak sekitar 20 rumah dari rumah yang pasien.

Selain rumah, pihaknya juga menyasar beberapa pesantren dan sekolah yang ada di Kabupaten Probolinggo. Menurutnya, nyamuk bersarang di genangan air. "Apalagi saat ini musim hujan," ucapnya melalui panggilan seluler.

Vironica berpesan kepada masyarakat untuk selalu menerapkan 3 M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas. Semua itu harus rutin dilakukan agar tidak menjadi tempat sarang nyamuk. (zr/don)