Rifky Leo Argadinata


Wartawan Tadatodays.com | 2022-01-11 21:53:22

Kasus Kebakaran di Banyuwangi Didominasi Korsleting Listrik

CATATAN KEBAKARAN: Hunian warga masih menjadi tempat paling banyak yang mengalami kebakaran di Kabupaten Banyuwangi selama tahun 2021 lalu. Sementara untuk penyebab yang paling dominan yakni korsleting listrik dan kompor menyala.

BANYUWANGI, TADATODAY.COM - Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Banyuwangi, mencatat total ada 24 kasus kebakaran yang terjadi di Banyuwangi selama tahun 2021. Dari jumlah itu, korsleting listrik dan lupa mematikan kompor menjadi penyebab yang paling dominan.

Sultoni, Kabid Damkar Kabupaten Banyuwangi menerangkan, kasus kebakaran di tahun 2021 jumlahnya menurun disbanding tahun 2020 yang mencapai 40 kasus. "Kasus kebakaran 2021 paling banyak menimpa rumah hunian warga, mencapai 12 kejadian,” ujar Sultoni.

Baca Juga : DPRD Dorong Pemkab Banyuwangi Rehabilitasi Pasar Galekan yang Terbakar

Sultoni menyebutkan, bahwa kasus paling banyak disebabkan karena korsleting listrik. “Juga karena kelalain warga saat lupa mematikan kompor,” katanya.

Baca Juga : Ratusan Kios di Pasar Galekan Banyuwangi Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Untuk itu, ia meminta warga Bumi Blambangan untuk waspada ketika beraktivitas di luar rumah dengan selalu mengecek kondisi rumah sebelum ditinggalkan. "Pengontrolan terlebih dahulu terhadap kompor ataupun listrik," tuturnya.

Selain menangani kasus kebakaran, Damkar Banyuwangi juga menangani kasus bencana alam, serta gangguan hewan liar. Seperti, keberadaan tawon dan ular di rumah warga. (rl/don)