Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-05-09 19:41:28

Kasus Kebocoran Soal, Dispendik Jember akan Investigasi

PENDIDIKAN: Kepala Dinas Pendidikan Jember Bambang Hariono, memastikan akan menginvestigasi kasus kebocoran soal ujian di SMPN 2 Jember.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Merespons adanya kebocoran soal ujian akhir sekolah yang terjadi di SMP Negeri 2 Jember, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember akan melakukan investigasi usai ujian ulang selesai dilaksanakan.

Bambang Hariono, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember mengatakan, yang terpenting dalam kasus dugaan kebocoran soal tersebut adalah diadakanya ujian ulang. Khususnya, bagi 48 siswa yang bersangkutan. "Sebagai langkah awal," katanya, saat dikonfirmasi tadatodays.com, Sabtu (8/5/2021).

Baca Juga : Soal Diduga Bocor, 48 Siswa SMPN 2 Jember Lakukan Ujian Sekolah Ulang

Bambang mengatakan, investigasi atau penelusuran lebih lanjut mengenai kasus dugaan kebocoran soal nantinya akan dilakukan secara bersama-sama, antara pihak Dispendik dan juga pihak sekolah.

Untuk saat ini, pihaknya enggan menduga siapa oknum di balik bocornya soal-soal tersebut. Yang jelas, soal itu, merupakan soal ujian yang dibuat Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). "Tidak bisa kita menjustifikasi itu, masih proses," ujarnya.

Dikonfirmasi sebelumnya, Ketua Komisi D DPRD Jember Hafidi mengatakan, sebelum Komisi D ikut turun menyelesaikan kasus tersebut, ia meminta agar Dispendik segera melakukan penelusuruan kasus dugaan kebocoran soal tersebut.

Pihaknya menilai, kasus kebocoran soal ujian merupakan kasus yang mencoreng dunia pendidikan. Oleh karena itu, Dispendik harus menyelesaikan sampai kenakarnya,  "Apabila ini tidak segera diatasi akan menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan dimasa Jember," katanya. (as/don)