Andika Apriyanto


Wartawan Tadatodays.com | 2021-07-01 22:35:31

Keberadaan Badan KMP Yunicee Teridentifikasi, 11 Korban Hilang Masih Dicari

PENCARIAN: Pencarian terhadap 11 orang korban KMP Yunicee masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Sementara, keberadaan badan kapal nahas itu sudah teridentifikasi.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Pencarian KMP Yunicee yang terseret ombak pasca tenggelam di Selat Bali masih berlangsung. Hari ini, Kamis (1/7/2021) siang, TNI AL mengerahkan 3 kapal dalam upaya pencarian KMP Yunicee. Ketiga kapal tersebut yakni KRI Singa, KRI Rigel dan KRI Soputan.

Komandan Lanal Denpasar Kolonel Laut (P) I Komang Teguh Ardana, saat konferensi pers di Pangakalan TNI AL Banyuwangi bersama Letkol Laut (P) Eros Wasis mengatakan, pangkalan Banyuwangi dan Bali telah mendapatkan tugas dari Kepala Staf Angakatan Laut (KSAL) untuk membantu dalam operasi SAR pencarian KMP Yunicee.

Baca Juga : Temukan 2 Korban Hilang, Data Manifes KMP Yunice Diperbarui Jadi 77 Orang

Dari operasi SAR tersebut, tim KRI Rigel telah menemukan beberapa life jaket dan ban ILR, serta kotak P3K di daerah selatan perairan Selat Bali.

Baca Juga : Pencarian Sejauh 5 Mil, Basarnas Kerahkan Helikopter

Sementara, Komandan KRI Rigel Letkol Laut (P) Jaenal Mutakim mengatakan, saat itu dirinya bersama kru melakukan pencarian ke arah selatan Selat Bali dan menemukan tumpukan sampah. "Di tengah sampah ada life jaket," kata Jaenal.

Dalam operasi SAR gabungan itu, KRI Rigel juga telah meyakini penemuan titik tenggelamnya KMP Yunicee yaitu di area 8,10 derajat lintang selatan 114,25 derajat bujur timur, dengan kedalaman 78 meter. "Terseret ombak sejauh 1,6 kilometer ke wilayah selatan Pelabuhan Gilimanuk," ujarnya.

Jaenal menjelaskan, penemuan titik itu dengan melakukan identifikasi menggunakan ROV dan telah dilakukanya 2 kali. "Karena arusnya deras identifikasi pertama kita hentikan dulu," katanya.

Usai identifikasi yang kedua, pihaknya telah menemukan sinyal yang menandakan keberadaan badan KMP Yunice di perairan Selat Bali. Dalam identifikasi itu, menunjukkan adanya benda sepanjang 55 meter, tinggi 12 meter lebar 11 meter. Data tersebut diyakini sebagai badan KMP Yunicee.

Jika badan KMP Yunicee telah diidentifikasi, berbeda dengan nasib 11 penumpang  yang masih dicari. Hingga kini, KRI Rigel bersama Basarnas dibantu dengan KSOP dan Pol Airut masih melakukan upaya pencarian hingga waktu yang belum ditentukan. (dik/don)