Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-04-20 15:50:47

Keinginan Warga Bangun Jembatan Darurat, Terkendala Proyek Jembatan Kedungasem

AKSES: Di lokasi tersebut, pelaksana proyek Jembatan Kedungasem akan membangun jembatan darurat untuk memudahkan akses warga dan pedagang ke Pasar Krempyeng.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Jembatan darurat penghubung Pasar Krempyeng dan permukiman warga di Jl. Captain Saroe, Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo segera dibangun untuk menjawab keluhan warga karena jauhnya akses menuju pasar. Namun, pembangunan masih menunggu pembongkaran Proyek Jembatan Kedungasem.

Diketahui, pembangunan Jembatan Kedungasem memakan waktu selama 7 bulan ke depan, dimulai pada 29 Maret- 31 Oktober 2021. kini, pada hari ke 23 proyek jembatan itu memasuki tahapan pembongkaran.

Baca Juga : Dijadikan Jalur Alternatif, Warga di Sepanjang Jl Ronggojalu Mengeluh

Lurah Kedungasem, Yudo Pratomo mengatakan khusus untuk akses jalan ke pasar, ia bersama warga telah bertemu dengan kontraktor PT. Feva Indonesia Surabaya selaku rekanan Jembatan Kedungasem.

Baca Juga : Proyek Jembatan Kedungasem Diperkirakan Memakan Waktu 7 Bulan

Dalam pertemuan itu, banyak pedagang dan warga blok Dawuhan yang rata-rata menempati bedak Pasar Krimpyeng mengeluhkan jauhnya akses.

Meski tidak masuk sub kontrak proyek Jembatan Kedungasem, namun pihak rekanan bersedia membangunkan jembatan darurat. Jembatan darurat itu rencananya berada di sisi timur Pasar Krimpyeng, dan kini telah dibangun tangga naik-turun. "Dibangun setelah jembatan (Kedungasem) selesai dibongkar," katanya saat ditemui kantornya bersama staf kelurahan.

Selain itu, Yudo menambahkan bahwa keluhan masyarakat tak hanya akses menuju pasar, tetapi makin ramainya Jl. Captain Saroe yang kini dilewati kendaraan roda empat.

Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Probolimggo. "Akan tambah rambu penunjuk arah," ujarnya.

Sementara itu, saat hendak dikonfirmasi dan ditemui di kantor sementara proyek Jembatan Kedungasem, Agus Heristanto selaku kontraktor PT Feva Indonesia Surabaya tidak ada. Sementara staf kantor tersebut mengatakan, bahwa Agus sedang rapat di Surabaya. (ang/don)