Muhammad Musleh


Wartawan Tadatodays.com | 2022-04-13 19:10:31

Kembangkan Geopark Ijen, Pemkab Banyuwangi Gandeng Pegiat Media Sosial

SINERGISITAS: Pemkab Banyuwangi menggandeng pegiat media sosial untuk mengedukasi publik terkait Geopark Ijen.

BANYUWANGI, TADTODAYS.COM -  Pemkab Banyuwangi terus berupaya mengembangkan dan melestarikan Geopark Ijen. Salah satunya dengan cara menggandeng pegiat media sosial yang tergabung dalam Banyuwangi Social Media Network (BSMN).

Para pegiat media sosial ini akan mengedukasi potensi-potensi di kawasan Geopak Ijen.

Baca Juga : Teken MoU, Bupati Jember Siap Alokasikan Anggaran Pengembangan Wisata

Program itu dilkukan pemkab menjelang diusulkannya Geopark Ijen menjadi Unesco Global Geopark.

Baca Juga : Inisiasi Program Sistersay, Pemkab Banyuwangi Berdayakan Ekonomi Hingga Cegah Stunting

Para pegiat media sosial kemudian diundang untuk merumuskan postingan kawasan situs-situs yang masuk Geopark Ijen, di Pelinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Rabu (13/4/2022). Turut hadir Ketua Geopark Ijen Abdillah Baraas dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda.

“Geopark Ijen akan menjadi branding baru. Karena keunikan Geopark Ijen mulai dari pantai selatan yang merupakan jejak gunung api purba yang berumur 30 juta tahun lalu, dan sekarang gunungnya berpindah ke utara sejauh 51 kilometer,” kata Abdillah.

Selain itu, daerah ini dikelilingi 3 kawasan konservasi yaitu Taman Nasional Alas Purwo, Taman Nasional Merubetiri dan juga Cagar Alam Ijen. Pengunjung tak hanya mempelajari wisata semata ketika mengunjungi Geopark Ijen, namun juga geologi, biologi maupun budaya. Dalam Geopark Ijen, terdapat 21 situs geologi, 6 situs biologi, 10 situs budaya benda, dan 8 situs budaya tak benda.

Ketua BSMN Yudhi Anjar sangat mendukung upaya Geopark Ijen menuju Unesco Global Geopark. “Pastinya kami bersama teman-teman pegiat media sosial di Banyuwangi sangat mendukung potensi yang dimiliki Banyuwangi. Hal ini tentunya akan terus berkembang dan akan terus tergali potensi-potensi di tiap daerah,” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda mengatakan, promosi Geopark Ijen tak bisa hanya dilakukan oleh Pemkab Banyuwangi. Namun perlu menggandeng para penggiat medsos. “Kolaborasi ini menjadi penting seiring dengan tujuan Geopark Ijen menjadi Unesco Global Geopark,” terangnya. (*/mus/sp)