Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-05-01 19:18:10

Kemenag Kabupaten Probolinggo Tak Melihat Hilal, Warga Kraksaan Takbiran

SYAWAL: Tim Rukyatul Hilal Kabupaten Probolinggo tidak melihat hilal untuk menentukan 1 Syawal 1443 H, saat melakukan pemantauan di Pantai Duta Paiton. Tapi dari hasil sidang isbat Kemenag RI, ditetapkan 1 Syawal jatuh pada Senin, 2 Mei 2022.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Tim Rukyatul Hilal pada kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo melakukan pemantauan bulan baru atau hilal  untuk menentukan 1 Syawal 1443 Hijriah, Minggu (1/4/2022) di Pantai Duta, Desa Randutatah, Kecamatan Paiton. Saat pemantauan tersebut tim tak dapat melihat hilal karena terhalang awan tebal.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Akhmad Sruji Bahtiar mengatakan dari cuaca yang tidak mendukung itu membuat tim tak dapat melihat hilal. Padahal pihaknya sudah menggunakan alat seperti biasanya, seperti kompas, GPS, teropong dan alat tradisional pemantauan yang biasa digunakan.

Baca Juga : Jika Tidak Divaksin, Kemenag Kabupaten Probolinggo Tidak Akan Cairkan TPP

Harusnya, kata Bahtiar, hilal bisa terlihat 3 derajat di atas ufuk. Bahkan bisa 4 derajat di atas ufuk kalau pemantauan di antara pukul 17.19 WIB sampai pukul 17.40 WIB. Dimana posisi hilal berada di 287 derajat, artinya berada di dua derajat di sebelah terbitnya matahari. "Pemantauan berlangsung selama 20 menit," terangnya.

Baca Juga : Hilal Ramadan Tidak Terlihat di Pantai Duta Paiton

Meski pihaknya tidak melihat hilal, ia tidak bisa menyimpulkan kapan awal 1 Syawal 1443 H. Karena Kemenag sendiri melakukan pemantauan di 101 titik di seluruh Indonesia. Namun menurut informasi, ada salah satu tim yang di daerah lain yang berhasil melihat hilal.

Akan tetapi Bahtiar menegaskan bahwa dirinya tidak bisa menyimpulkan kapan awal 1 Syawal. Karena semua keputusan menunggu hasil sidang isbat yang digelar oleh Kemenag Republik Indonesia. Sidang isbat sendiri dilakukan setelah 101 titik tim pemantau melaporkan hasil rukyatul hilalnya. "Kami juga akan laporkan hasilnya," ucapnya.

Sekadar informasi, dalam pemantauan hilal di Pantai Duta, Kemenag Kabupaten Probolinggo melibatkan beberapa unsur. Di antaranya Tim Rukyatul Hilal dari Kemenag Provinsi Jawa Timur, organisasi masyarakat, Pengadilan Agama (PA),  tokoh masyarakat dan masyarakat sekitar.

Sementara dari pantauan tadatodays.com, sejumlah musala dan masjid di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo telah menggelar takbiran. Warga menggelar takbiran setelah Kemenag RI selesai  menggelar sidang isbat dan menetapkan 1 Syawal jatuh pada Senin, 2 Mei 2022. (zr/don)