Kereta Komuter Supaspro Mulai Beroperasi 1 Maret 2026, Tarifnya Cukup Rp 8 Ribu

Alvi Warda
Sabtu, 24 Jan 2026 15:59 WIB

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin saat bertemu Direktur PT KCI. (Foto: Humas Pemkot Probolinggo)
PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Commuter Line atau Kereta Komuter “Supaspro” (Surabaya – Pasuruan – Probolinggo) bakal mulai beroperasi paling lambat 1 Maret 2026. Masyarakat bisa mengakses moda transportasi ini dengan tarifnya hanya Rp 8.000.
Hal ini terungkap setelah Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bertemu dengan Jajaran Direksi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Kamis (22/1/2026) lalu. Wali Kota Aminuddin dalam rilisnya mengatakan bahwa kereta komuter ini berkesinambungan dengan program pembangunan.
Ada 3 tema besar yakni, Kota Probolinggo sebagai Penyangga Pelabuhan, Penyangga Daerah Transit dan Penyangga Pariwisata. "Dengan tema besar ini, disambut adanya Commuter Line akan semakin banyak orang datang ke Kota Probolinggo," katanya.
.png)

Kereta ini telah diajukan perpanjangan rute sejak enam bulan lalu. Dimulai berkomunikasi dengan DAOPS 9 Jember kemudian berkoordinasi dengan kementerian. Persiapan ini dibarengi revitalisasi alun-alun Kota Probolinggo yang diharapkan menjadi daya tarik destinasi wisata bagi wisatawan.
"Intinya kami sudah sangat siap menerima kereta kommuter di Kota Probolinggo. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada Jajaran Direksi PT KCI yang berkenan hadir di Kota Probolinggo," ucapnya.
Perlu diketahui, KCI mengoperasikan kereta subsidi dengan jarak pendek sampai menengah seperti kereta urban, dengan satu rangkaian kereta. Dengan perpanjangan rute hingga Probolinggo ini, akan dilihat dari minat konsumen. Jika diperlukan, akan ditambah rangkaian kereta komuter.
Terkait jadwal operasional, kereta komuter Suspaspro sementara ini ada 2 frekuensi. Pertama, pagi pukul 04. 10 WIB sampai Surabaya sekitar pukul 06.45 WIB. Berikutnya, malam hari dari Surabaya pukul 18.10 WIB masuk Kota Probolinggo sekitar pukul 20.57 WIB. Tarif maksimal Rp 8.000. Sesuai aturan, jarak kurang dari 85 km tarifnya Rp 6.500. Jarak di atas 85 km tarif Rp 8.000. Ini menunggu persetujuan Kementerian Perhubungan. (alv/why)


Share to
 (lp).jpg)