Kesal pada Suami, Istri di Gending Probolinggo Membakar Rumahnya

Alvi Warda
Alvi Warda

Thursday, 23 Jan 2025 13:44 WIB

Kesal pada Suami, Istri di Gending Probolinggo Membakar Rumahnya

TKP: Rumah pasangan Ardi dan Siti di Gending Kabupaten Probolinggo yang terbakar.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Rumah pasangan suami istri Ardianto (35) dan Siti (29) di Dusun Tareta, Desa Pesisir, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo terbakar, Rabu (22/1/2025) pukul 15.20 WIB. Rumah itu ternyata sengaja dibakar oleh Siti, karena kesal saat bertengkar dengan Ardianto.

Ardianto dan Siti merupakan pasangan suami istri yang menikah sejak sekitar 3 tahun lalu. Mereka memiliki satu anak angkat, yang juga tinggal di rumah mereka.

Pantauan tadatodays.com di lokasi pada Kamis (23/1/2025) pagi, rumah tersebut sebagian plafonnya lenyap. Temboknya berwarna hitam bekas terbakar.

Selain itu, beberapa perabotan rumah seperti kursi tamu, televisi, ranjang dan kasur, serta barang lainnya juga ludes terbakar.

Saat diwawancara, Kepala Desa Pesisir Sanemo mengatakan kebakaran bermula dari pertengkaran antara dua warganya itu. "Tetapi kami belum tahu apa yang menjadi permasalahannya," ujarnya, Kamis siang.

Sanemo menjelaskan pada Rabu itu, di tengah-tengah pertengkaran pasutri tersebut, Siti membeli sebotol bahan bakar minyak (BBM). Siti sempat mengancam pada suaminya sembari menyiram kursi tamu dengan BBM. "Awalnya katanya cuma mengancam saja," jelas Sanemo.

Namun, berujung petaka. Saat Siti memegang sebuah korek api dan mencoba dinyalakan, api langsung merembet ke kursi tamu yang berbahan kain dan sofa. "Apinya kemudian kemana-mana dan seisi rumah akhirnya terbakar termasuk plafonnya," katanya.

Saat itu rumah pasutri tersebut dalam keadaan tertutup. Melihat kebakaran membesar, Ardi, Siti serta anaknya menyelamatkan diri. "Anaknya lari duluan keluar, untungnya selamat. Tapi dia di rumah pamannya, katanya masih takut," ucapnya.

Sementara itu, Ardianto mengalami luka bakar di kedua kakinya. Siti, istrinya terluka pada kedua kaki dan kedua tangannya. Keduanya pun dibawa ke Puskesmas Gending. "Saya mendapat laporan dari warga lalu membawa keduanya ke Puskesmas Gending," terang Sanemo.

Menurut Sanemo, warga membantu memadamkan api menggunakan air laut yang sedang pasang. Pemukiman rumah tersebut dekat dengan laut.

Berdasarkan keterangan warga setempat, memang karakter Siti sedikit keras. Sebaliknya, si suami merupakan sosok penyabar. "Api padam setelah disiram sama warga pakai air laut juga karena kesulitan air," tuturnya.

Sampai berita ini ditulis, keduanya telah berada di rumah yang berada di samping rumah terbakar. Namun keduanya tidak berkenan diwawancara. Keduanya diperiksa oleh polisi di Mapolsek Gending. "Mereka memilih rujuk dan berdamai," kata Sanemo. (alv/why)


Share to