Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-03-04 18:05:16

Kini, Proyek Jembatan Kedungasem Terganjal Pipa PDAM

TERHAMBAT: Pipa berukuran 8 dim milik PDAM Kota Probolinggo masih belum dipindahkan, dan menghambat progres proyek Jembatan Kedungasem.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Proyek revitalisasi Jembatan Kedungasem di Jalan KH Hasan Genggong, Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, belum bisa dilakukan karena menunggu pemindahan 2 pipa ukuran 8 dim milik PDAM Kota Probolinggo. Hingga saat ini, belum jelas sumber anggaran yang akan digunakan untuk memindahkan pipa tersebut.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Wilayah 7, Ida Bagus Putu Jaeladi, Kamis (4/3/2021) mengatakan, hingga saat ini belum ada kesepakatan antara BBJN dan PDAM soal biaya pengalihan pipa. “Kalau BBJN tidak ada biaya untuk pindah (pipa),” kata Ida Bagus.

Baca Juga : Keinginan Warga Bangun Jembatan Darurat, Terkendala Proyek Jembatan Kedungasem

Pria asal Bali itu menyampaikan, BBJN masih menunggu keputusan PDAM terkait biaya pemindahan dua pipa tersebut. Bahkan, ia berpendapat perlu adanya audit agar jelas sumber anggaran pemindahan pipa. Tapi, jika sama-sama tidak memiliki anggaran pemindahan pipa, maka ia menyerahkan keputusannya kepada pemerintah pusat. “Biar pusat yang mengatur," katanya

Baca Juga : Dijadikan Jalur Alternatif, Warga di Sepanjang Jl Ronggojalu Mengeluh

Sementara itu, Direktur PDAM Kota Probolinggo, Siswadi, hingga pukul 17.30 WIB belum bisa dikonfirmasi terkait nasib pipa yang ada di Jembatan Kedungasem itu.

Sebelumnya, selain masalah keberadaan pipa milik PDAM, proyek Jembatan Kedungasem itu juga terkendala rusaknya Jalan Lingkar Utara (JLU) di Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Akan tetapi, kerusakan JLU itu telah diperbaiki dan diperkirakan rampung pada pekan depan.

JLU, nantinya digunakan untuk rekayasa jalur jika proyek Jembatan Kedungasem mulai dilakukan. Rekayasa lalu lintas sebenarnya direncanakan dilakukan pada 8 Februari 2021 lalu. Tapi karena adanya kerusakan JLU dan belum dipindahnya pipa milik PDAM, maka hingga kini rekayasa lalu lintas belum bisa dilakukan. (ang/don)