Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2020-08-25 21:37:02

Kini Puskesmas Glagah Probolinggo yang Ditutup, Usai Nakes Kena Corona

SEPI: Tampilan Puskesmas Glagah, dari depan. Kini puskesmas yang terletak di Kecamatan Pakuniran itu ditutup sementara, menyusul satu tenaga kesehatannya terkonfirmasi positif covid-19.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Lagi, seorang tenaga kesehatan (nakes) terkonfirmasi positif covid-19. Karena nakes bekerja di Puskesmas Glagah, Kecamatan Pakuniran kabupaten setempat, kini ouskesmas ditutup.

Penutupan ini hanya berlaku untuk pasien baru yang akan menjalani rawat inap atau rawat jalan. Sementara pasien lama yang sudah mrnjalani proses pengobatan atau rawan inap, tetap mendapat perawatan dari tim medis.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Haul KH. Abdul Hamid Pasuruan Digelar Terbatas

Dr. Shodiq, juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo mengatakan, pihaknya tak mau ambil risiko.

Baca Juga : 7 Provokator Pengusiran Petugas Medis di Gunggungan Lor Pakuniran Akui Kesalahan

"Puskesmas Glagah sementara tidak melayani rawat inap bagi pasien baru. Sementara untuk pasien yang sudah rawat inap tetap dilayani dengan baik," terangnya, pada Senin (24/8/2020).

Saat ini Pemkab Probolinggo sudah melakukan tracing pada orang-orang yang melakukan kontak erat dengan nakes yang terkonfirmasi positif. Mereka juga telah melakukan rapid tes. Shodiq mengaku bahwa hasil rapid tes nonreaktif atau negatif. Namun para kontak erat tersebut diperintahkan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah dan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing

"Namun tetap untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan, mereka kita wajibkan melakukan isolasi mandiri di rumahnya dan menerapkan WFH," jelasnya.

Hal senada disampaikan, Camat Pakuniran, Hari Pribadi. Ia juga berpesan untuk masyarakat yang hendak berobat beralih ke puskesmas lain yang terdekat.

"Yang ditutup itu ruang UGD, dan ruang inap saja. Kalau masyarakat mau berobat bisa langsung ke puskesmas terdekat, seperti Puskesmas Pakuniran dan Puskesmas Bago, Kecamatan Besuk," ucapnya.

Sampai Senin (24/8/2020) pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Probolinggo sebanyak 376 orang. 68 orang di antaranya dirawat dan menjalani isolasi. Lalu 294 orang dinyatakan sembuh dan 14 orang lainnya meninggal dunia. (zr/hvn)