Usman Afandi


Wartawan Tadatodays.com | 2020-12-09 21:52:05

Klaim Unggul di Pilkada Banyuwangi, Ipuk-Sugirah Minta Pendukung Kawal Hasil

LEGA: Paslon Ipuk-Sugirah setelah memberikan keterangan mengenai kemenangan dirinya dalam Pilkada.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi nomor urut 02, Ipuk Fiestiandani- Sugirah mengklaim diri sebagai pemenang. Karena itu, Ipuk Fiestiandani meminta pendukung mengawal hasil tersebut.

Hal itu disampaikan istri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas itu saat konferensi pers (konpers) di depan awak media, Rabu (9/12/2020). Digelarnya konferensi tersebut pasca kemenangan versi hitung cepat atau quick count yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei.

Baca Juga : Ditetapkan sebagai Pemenang, Gus Ipul-Adi Siapkan Program 99 Hari Kerja

Dari pantuan tadatodays.com, konfrensi pers tersebut digelar di perumahan Kelurahan kebalenan, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga : KPU Jember Tetapkan Hendy-Gus Firjaun Sebagai Paslon Terpilih

Turut hadir ketua partai pengusung. Mulai dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Gerindra, Partai NasDem,  Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura, dan sejumlah parpol non parlemen.

Dalam keterangan persnya, Ipuk mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada para pendukung. Terutama tokoh agama, ulama, tokoh masyarakat, partai politik pengusung, dan relawan. Karena itu, ia menyampaikan terima kasihnya pada partai pengusung.

“Saya berterimakasih kepada seluruh masyarakat Banyuwangi, tokoh agama, ulama, tokoh masyarakat, partai politik, komunitas, dan ormas, emak-emak di seluruh Banyuwangi,” ujar Ipuk.

Pihaknya mengungkapkan, kemenangan dirinya bukanlah hanya semata-mata Ipuk-Sugirah. Akan tetapi menurutnya kemenangan ini, merupakan kemenangan masyarakat Banyuwangi.

“Kemenangan ini bukanlah untuk Ipuk-Sugirah, tetapi kemenangan ini adalah seluruh rakyat Banyuwangi. Kepada seluruh relawan saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya,” tambahnya.

Dikatakan Ipuk, menurutnya hasil kemenangan ini merupakan hasil survei. Dan masih menunggu hasil resmi dari KPU, sehingga pihaknya meminta semua pihak-pihak yang terlibat untuk mengawal hingga proses selesai sampai penetapan selesai.

“Sekali lagi ini adalah masih hasil quick count dari hasil survei dari beberapa lembaga survei dan kami masih menunggu hasil real count dari KPU,” pungkasnya. (usm/sp)