Andika Apriyanto


Wartawan Tadatodays.com | 2021-08-02 21:37:07

KM Bintang Sonar Dihantam Ombak, 4 Orang Selamat, 6 Masih Dicari

LAKA LAUT: Keempat ABK KM Bintang Sonar berhasil menyelamatkan diri. Sementara 6 ABK lainnya masih dicari oleh Basarnas Banyuwangi. (foto: istimewa)

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Kecelakaan lalu lintas laut (lakalaut) kembali terjadi di Banyuwangi. Pada Senin (2/08/2021), sekira pukul 14.00 WIB, KM Bintang Sonar milik nelayan Kecamatan Muncar mengalami kecelakaan di wilayah Pantai Plengkung. Akibatnya, 6 orang hilang dan masih dicari dan 4 nelayan lainnya berhasil diselamatkan.

Empat orang korban selamat yaitu Andi Hadi, Budi, Mulyono dan Sugianto. Keempatnya merupakan warga Kecamatan Muncar. Dari keempat korban, 3 orang dirawat di Puskesmas Muncar, sedangkan 1 korban lainnya telah dipulangkan.

Baca Juga : Dua ABK KM Bintang Sonar Ditemukan Selamat, 4 Masih Dicari

Sementara, 6 identitas korban yang masih belum ditemukan yaitu Dul, Habibi, Endik, Haris, Erman, dan satu orang masih belum diketahui identitasnya serta masih dalam pencarian.

Baca Juga : Temukan 2 Korban Hilang, Data Manifes KMP Yunice Diperbarui Jadi 77 Orang

Sebelumnya KM Bintang Sonar berangkat dari Pantai Grajakan Kecamatan Purwoharjo. Kapal tersebut memuat 10 orang kru kapal dan muatan hasil tangkapan ikan. Rencananya, KM Bintang Sonar akan bertolak menuju Pantai Muncar.

Namun saat pelayaran, kapal dengan corak putih oranye itu mengalami kecelakaan di sekitaran Batu Dua Tanjung Bantengan.

Budi, salah satu ABK selamat menyampaikan bahwa kapal dihantam gelombang. Di saat bersamaan, hujan dan angin kencang sedang terjadi di perairan.

Kondisi itu membuat air  masuk ke kapal, dan mengakibatkan kapal tenggelam. "ABK berusaha berenang ke tepi dengan alat seadanya," kata Budi.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Basarnas Banyuwangi Wahyu Setya Budi mengatakan, pihaknya menerima laporan tersebut pada pukul 17.00 WIB.

Selanjutnya, Basarnas akan melakukan pencarian terhadap korban yang belum diketemukan pada Selasa (3/8). "Kami melakukan pendataan, apa saja yang akan kami terjunkan dalam pencarian besok," ujarnya.

Mengenai waktu pencarian, Wahyu menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin. "Secepatnya kami akan langsung menuju ke lokasi kejadian," kata Wahyu. (dik/don)