Komuter Supas Resmi Beroperasi, Wali Kota Probolinggo: Bisa Dongkrak Sektor Pariwisata

Alvi Warda
Alvi Warda

Monday, 02 Mar 2026 08:42 WIB

Komuter Supas Resmi Beroperasi, Wali Kota Probolinggo: Bisa Dongkrak Sektor Pariwisata

KERETA: Komuter Supas akhirnya resmi beroperasi di Kota Probolinggo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Kereta Komuter Surabaya - Pasuruan hingga Kota Probolinggo resmi mulai beroperasi, Minggu (1/3/2026) malam. Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin berharap hadirnya Komuter Supas ini bisa mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

Peresmian dilakukan sekitar pukul 20.30 WIB di Stasiun Probolinggo. Pada Minggu malam itu, warga antusias ingin menjajal kereta lokal dengan tarif Rp 6.000 ke Pasuruan dan Rp 8.000 ke Surabaya.

Wali Kota Aminuddin beserta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) turut menaiki KA Komuter, sampai Stasiun Pasuruan.

Dalam sambutannya, Aminuddin menyampaikan kehadiran Komuter Supas ini membawa banyak harapan bagi masyarakat. Terutama membantu mobilitas kegiatan warga Kota Probolinggo yang bekerja di Pasuruan dan Surabaya.

KOMUTER: Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin (tengah) saat menjajal Kereta Komuter Supas.

“Harapannya tentu banyak sekali. Pertama, ini menjadi moda baru yang membantu masyarakat yang selama ini eksis menggunakan transportasi untuk beraktivitas dari Probolinggo ke Surabaya. Mungkin sebelumnya memanfaatkan kereta lain ke Pasuruan, lalu menggunakan transportasi lanjutan. Kini sudah bisa langsung dari Kota Probolinggo ke Surabaya dengan tarif hanya Rp 8 ribu. Tentu sangat ekonomis dan membantu masyarakat,” ujarnya.

Menurut Aminuddin, layanan ini juga akan diintegrasikan dengan kalender event Kota Probolinggo yang telah diluncurkan. Pemerintah kota ingin menghubungkan arus wisatawan dari Surabaya ke Probolinggo melalui Komuter Supas.

“Kita hubungkan dengan wisatawan dari Surabaya ke Kota Probolinggo menggunakan KA komuter ini. Ini memudahkan pergerakan mereka yang ingin stay atau kembali ke Surabaya, serta yang ingin mengunjungi Bromo. Peluang wisatawan untuk menginap di Kota Probolinggo tentu semakin meningkat,” katanya.

Saat ini, tingkat kunjungan wisatawan yang menginap di Kota Probolinggo masih berada di angka sekitar 10 persen. Namun, dengan adanya akses transportasi yang lebih mudah dan terjangkau, ia optimistis dampaknya akan signifikan. "Jadi terdongkrak sektor wisata," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Operasi dan Pemasaran KAI Commuter Heri Siswanto mengatakan penjualan tiket menunjukkan respons positif dari masyarakat. “Tiket yang terjual sudah 400 lebih, itu tidak hanya dari Probolinggo, tetapi juga dari Lumajang dan Situbondo. Alhamdulillah ada dukungan dari pemerintah kota,” katanya saat diwawancara.

Heri menegaskan, penambahan layanan KA komuter ini secara umum tidak mengubah jadwal kereta api lainnya. “Intinya tidak mengubah jadwal. Namun, tentu akan terus kami evaluasi. Harapannya dengan adanya tambahan layanan ini, okupansi bisa meningkat,” ucapnya.

Salah satu penumpang Komuter Supas, Firda Ayu mengatakan senang akhirnya di Kota Probolinggo tersedia kereta lokal. "Saya kerja di Surabaya, bagus ada kereta murah begini. Gak papa meskipun malam. Jadi bagi saya ini sangat membantu," tuturnya. (alv/why)


Share to