Korban Travel Umrah Ilegal di Banyuwangi, Gagal Berangkat dan Rugi Puluhan Juta Rupiah

Mohamad Abdul Aziz
Mohamad Abdul Aziz

Wednesday, 20 May 2026 16:48 WIB

Korban Travel Umrah Ilegal di Banyuwangi, Gagal Berangkat dan Rugi Puluhan Juta Rupiah

RILIS: Korban saat menghadiri pres rilis di Polresta Banyuwangi.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Seorang warga Kabupaten Banyuwangi bernama Ida Setiawati, menjadi salah satu korban travel umrah yang diduga ilegal. Keberangkatannya dijanjikan berkali-kali, tetapi gagal terealisasi. Ia pun merugi puluhan juta rupiah.

Ida menuturkan, dirinya mendaftarkan keluarga untuk berangkat umrah sejak Oktober 2024. Awalnya, ia mencari agen travel yang dinilai amanah melalui bantuan keponakannya.

“Waktu itu saya bingung cari travel yang terpercaya. Lalu saya minta tolong keponakan untuk mencarikan agen travel yang amanah,” ujar Ida saat ditemui, Selasa (19/5/2026).

Menurut Ida, keponakannya kemudian mengenalkan sebuah travel yang disebut sering memberangkatkan jamaah umrah. Ia mengaku sempat melihat akun media sosial travel tersebut dan tertarik karena terlihat aktif memberangkatkan jamaah. “Dikasih lihat Instagramnya, katanya sering berangkatin jamaah. Saya jadi yakin,” katanya.

Ida kemudian mendaftarkan total 10 orang anggota keluarga, termasuk orang tua dan kerabatnya. Biaya yang telah disetorkan mencapai sekitar Rp 94 juta dengan nominal bervariasi.

“Awalnya ada yang bayar Rp 23,5 juta. Ada yang Rp 25 juta, Rp 27 juta sampai Rp 28 juta karena daftar belakangan,” jelasnya.

Keberangkatan pertama dijanjikan pada Januari 2025. Namun jadwal tersebut batal. Setelah itu, pihak travel kembali menjanjikan keberangkatan pada Februari, tetapi kembali gagal. “Sudah sampai empat kali dijanjikan berangkat, tapi selalu gagal. Alasannya macam-macam,” ungkap Ida.

Merasa kecewa dan dirugikan, Ida akhirnya melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. “Kami sudah geram karena terus ditunda. Akhirnya saya lapor ke polres,” ujarnya.

Sementara itu, ibu Wiwik, warga Kecamatan Srono yang juga ikut dalam rombongan calon jamaah, berharap ada kejelasan terkait uang dan keberangkatan mereka.

Kasus dugaan travel umrah gagal berangkat ini kini ditangani aparat kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (azi/why)


Share to