Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-09-02 13:40:50

KPK Geledah Kantor Bupati Probolinggo dan Dua Kecamatan

CARI BARANG BUKTI: Anggota Polres Probolinggo dilibatkan dalam pengamanan penggeledahan oleh KPK di Kantor Bupati Probolinggo. Sementara di area parkir, tampak sejumlah mobil yang dipakai tim KPK dari Surabaya menuju Probolinggo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Bupati Probolinggo di Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Kraksaan, Kamis (2/9/2021). Penggeledahan ini untuk mencari tambahan barang bukti kasus dugaan jual beli jabatan yang dilakukan Bupati Probolinggo non-aktif Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin.

Dari pantauan tadatodays di lokasi, ada sekitar 8 orang KPK yang masuk ke kantor Bupati. Suasana di kantor tersebut juga tampak sepi. Sementara di area lobi, terlihat anggota Polres Probolinggo bersenjata laras panjang ikut melakukan penjagaan.

Baca Juga : Digulung KPK, Pegawai Kecamatan Krejengan Tersisa 8 dari Semula 33 Orang

Penggeledahan di kantor Bupati Probolinggo itu dilakukan sejak Kamis pagi. Ada 5 mobil yang dipakai petugas KPK dan terparkir di pintu masuk gedung pemkab. Dari kelima mobil itu, satu mobil Innova berpelat B 1711 IR wrna putih dan 4 lainnya berpelat L.

Baca Juga : Setelah Rumahnya Digeledah, Kepala DLH Kabupaten Probolinggo Dipanggil KPK

Salah satu sopir dari 5 mobil tersebut berinisial R mengatakan, ia diminta oleh KPK untuk menyopiri salah satu mobil dari Surabaya menuju Probolinggo.

R menyampaikan, bahwa KPK menyewa sejumlah mobil dari salah satu jasa sewa kendaraan di Surabaya. Total ada 13 mobil yang terbagi menjadi tiga rombongan. Ada yang menuju rumah pribadi Puput Tantriana Sari dan di Pendapa Kabupaten Probolinggo, di Jalan Ahmad Yani. Sementara satu rombongan lainnya bergerak ke Kantor Bupati di Kraksaan.

R mengaku sudah sejak Rabu (1/9) kemarin berada di Probolinggo. Sebelum mendatangi kantor Bupati, R menyebutkan bahwa tim KPK mendatangi dua kantor kecamatan di Kabupaten Probolingo. “Tapi saya tidak tahu itu kantor kecamatan mana,” ujarnya. (zr/don)