Untung Apriliyanto


Wartawan Tadatodays.com | 2020-10-16 20:39:56

Kurang Peminat, Bawaslu Banyuwangi Perpanjang Pendaftaran Pengawas TPS

BELUM TERPENUHI: Ketua Bawaslu Kabupaten Banyuwangi Hamim saat memberikan keterangan pada awak media terkait belum terpenuhinya kuota minimal pendaftar.

BANYUWANGI, TADATODAYAS.COM - Pendaftar Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Banyuwangi belum memenuhi target. Padahal tahap pendaftaran sudah ditutup. Karenanya, Bawaslu memperpanjang tahapan pendaftaran mulai 16-19 Oktober 2020.

Proses pendaftaran calon pengawas TPS atau PTPS melalui Panwaslu kecamatan telah berlangsung mulai 3-15 Oktober 2020. Dari jangka waktu tersebut, terdapat 7.430 pendaftar yang tersebar di 25 kecamatan.

Baca Juga : Eksepsi Bawaslu dan KASN Ditolak, Sidang Kasus Netralitas ASN Digelar di PN Jember

Ketua Bawaslu Kabupaten Banyuwangi Hamim pada awak media Jumat (16/10/2020) menerangkan, jumlah pendaftar PTPS sudah melebihi kebutuhan minimal pendaftar, yaitu 3.745 PTPS.

Baca Juga : Aktivis Muda Banyuwangi Laporkan Oknum ASN yang Diduga Terlibat Kampanye

Tapi jika mengacu pada instruksi Bawaslu RI nomor 0329 tahun 2020, pendaftar PTPS sebisa mungkin memenuhi 2 kali lipat dari kebutuhan. Karena total TPS di Banyuwangi berjumlah 3.745 orang pada pemilihan serentak kali ini, maka calon pengawas TPS yang dibutuhkan sebanyak 7.490 pendaftar.

“Dua kecamatan yang jumlah pendaftar PTPS-nya masih belum memenuhi kebutuhan antara lain Kecamatan Kalibaru dan Glenmore,” kataya. Berdasarkan presentasi pendaftar, Kalibaru masih kekurangan 48 persen, sedangkan Glenmore kekurangan 41 persen dari kuota yang dibutuhkan.

Kecamatan dengan persentase pendaftarnya paling besar adalah Singojuruh dan Kabat. Di dua kecamatan ini, jumlah pendaftarnya mencapai 110 persen dari kebutuhan. Sedangkan untuk kecamatan paling kecil peminatnya adalah Kecamatan Kalibaru, hanya mencapai 52 persen.

Terkait dengan kekurangan tersebut, upaya Bawaslu Kabupaten Banyuwangi melakukan perpanjangan masa pendaftaran, khusus di dua kecamatan itu. “Harapannya dalam masa perpanjangan ini kecamatan yang kekurangan pendaftar sudah terpenuhi,” katanya. (ua/sp)