Lajur Sepeda di Jalan Soekarno-Hatta Kota Probolinggo Tetap Berlaku, Gambar Tunggu Rekanan

Alvi Warda
Wednesday, 04 Feb 2026 13:27 WIB

UNTUK SEPEDA: Lajur khusus sepeda tetap berlaku di Jalan Soekarno Hatta Kota Probolinggo.
PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Pasca proyek preservasi jalan di Jalan Soekarno-Hatta, gambar lajur sepeda hilang, menyisakan marka putih. Namun, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo memastikan lajur tersebut tetap berlaku seperti sebelumnya, yaitu khusus untuk sepeda. Saat ini hanya menunggu penyelesaian gambar sepeda.
Plt Kepala Dishub Kota Probolinggo Pudi Adji Tjahjo mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak proyek untuk melengkapi fasilitas publik, dalam proyek preservasi Jalan Soekarno Hatta-Panglima Soedirman. "Mulai dari marka lajur sepeda hingga instalasi lampu penerangan jalan umum (PJU) kini tengah menjadi prioritas penyelesaian," katanya melalui pesan singkat, Rabu (4/2/2026) pagi.
Pudi menjelaskan bahwa lajur sepeda sebenarnya sudah tersedia di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta. Namun, saat ini visualisasi berupa gambar sepeda pada lajur tersebut belum terpasang. Hanya ada rambu tanda lajur sepeda.
"Lajur sepeda sudah ada setelah proyek preservasi selesai, hanya saja belum ada marka gambar sepedanya. Kami sudah mengusulkan hal ini kepada pimpinan proyek dari rekanan kementerian melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN)," ujar Pudi.
Menurutnya, penggantian ini diperlukan karena fasilitas milik Dishub sebelumnya sudah ada. Namun karena terdampak pengerjaan proyek, sehingga kini sedang diupayakan penggantian.

Tak hanya soal marka, persoalan lampu jalan juga menjadi sorotan. Pudi menegaskan bahwa urusan penerangan merupakan kewenangan rekanan kementerian. Saat ini, fisik tiang dan lampu memang sudah terpasang di lokasi, namun belum bisa dioperasikan sepenuhnya.
"Tinggal menunggu kabel dan peralatan pendukung lainnya yang belum tersedia. Semua pengadaannya dari pihak rekanan," tambahnya.
Sementara, di beberapa titik seperti di Jalan Ahmad Yani, lajur sepeda sering kali dijadikan parkir mobil. Pudi mengatakan Dishub tidak tinggal diam. "Sejak Desember lalu hingga saat ini, petugas terus melakukan operasi penertiban di titik-titik yang kerap dijadikan tempat parkir tidak sesuai peruntukannya," katanya.
Menurut Pudi, imbauan saja tidak akan cukup tanpa kesadaran masyarakat untuk menjaga ketertiban kota. "Kami memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat di lapangan. Namun, kunci utamanya adalah kesadaran masyarakat sendiri untuk ikut menjaga kota ini agar tetap tertib dan nyaman bagi semua pengguna jalan," tuturnya. (alv/why)


Share to
 (lp).jpg)