Amelia Subandi


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-14 07:00:41

Lampaui Target, Realisasi Penyaluran KUR Mikro Tahun 2021 Capai Rp 984 Miliar

PANTAU: Pincab BRI Kanca Probolinggo Farida Budi saat meninjau operasional pengusaha tambak di Leces yang merupakan nasabah KUR BRI. Ia berharap KUR dirasakan manfaatnya oleh seluruh pelaku usaha mikro di Probolinggo.

PROBOLINGGO,TADATODAYS.COM - Realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2021 oleh BRI Kantor Cabang (Kanca) Probolinggo pada tahun 2021, mencapai Rp 984 miliar. Jika merujuk pada data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP), realisasi penyaluran KUR sudah melebihi target.

Diketahui, target penyaluran KUR tahun 2021 di Kanca BRI Probolinggo sebesar Rp 961 miliar. Ternyata, dari total pembiayaan pada 34.610 nasabah, realisasinya mencapai Rp 984 miliar.

Baca Juga : BRI Kanca Probolinggo Berkomitmen Menumbuhkan Perekonomian Melalui UMKM

“Dengan besarnya potensi penyaluran KUR ini, tentunya akan bermanfaat dan memberikan dampak positif yang dapat dirasakan seluruh pelaku usaha mikro di BRI Kanca Probolinggo,” kata Pimpinan Cabang (Pincab) BRI Kanca Probolinggo Farida Budi pada tadatodays.com.

Baca Juga : BRI Kanca Probolinggo Berkomitmen Tumbuhkan Perekonomian Melalui UMKM

Tahun ini pemerintah pusat terus memberikan dukungan akses pembiayaan untuk UMKM melalui program KUR. Untuk itu, ada beberapa kebijakan yang telah dikeluarkan. Di antaranya, meningkatkan target penyaluran KUR menjadi sebesar Rp 285 triliun dari target sebelumnya sebesar Rp 253 triliun skala nasional.

Farida Budi berharap, semua pihak yang terkait dapat berperan aktif dalam program KUR. Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten/Kota dapat menyiapkan calon debitur yang potensial untuk mengakses KUR, serta mengunggah calon debitur tersebut ke SIKP agar dapat diakses penyalur KUR.

Kemudian melakukan pembinaan dan pendampingan kepada UMKM untuk mengakses KUR maupun pasca menerima KUR, hingga melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan KUR di wilayahnya. Di samping itu, pihak penjamin KUR diharapkan dapat membantu UMKM dalam hal keterbatasan agunan yang dimiliki.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo Fitriawati Jufri mengatakan, KUR adalah program pemerintah pusat untuk membantu UMKM. Jadi sudah seharusnya dapat dimanfaatkan oleh UMKM untuk menambah modal usaha.

“Saya mendukung sekali, bahkan kami sudah beberapa kali mengadakan sosialisasi KUR bekerjasama dengan beberapa bank penyalur KUR. Bahkan Kota Probolinggo tahun 2021 masuk nominasi penghargaan daerah pendukung KUR terbaik se-Indonesia,” terangnya.

Saat ini perekonomian masyarakat sudah mulai bangkit dan diharapkan terus berkembang. Sehingga memberikan dampak positif pada sektor usaha seperti UMKM. Sosialisasi program KUR di Kota Probolinggo diharapkan dapat mempermudah UMKM untuk mengakses pembiayaan KUR. (mel/sp)