Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-05-08 05:48:38

Leher Disayat saat Nyetir Pikap, Pria di Jember masih Selamat

PENGANIAYAAN: Subangun (kiri), saat melapor ke Polsek Balung setelah Romli menjadi korban penganiayaan (kanan).

JEMBER, TADATODAYS.COM - Seorang pria warga Desa Karangsemanding, Kecamatan Balung, Jember bernama Romli ,42, menjadi korban penganiayaan dengan cara digorok lehernya oleh orang tidak dikenal, Kamis (6/5/2021) lalu.

Pristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, di Jalan Bawean Igir-Igir, Kecamatan Balung. Meski mengalami luka parah di bagian lehernya, beruntung nyawa Romli masih bisa diselamatkan.

Baca Juga : Anggota DPRD Jember yang Menjadi Tersangka Penganiayaan Ketua RT, Resmi Ditahan

Beradasarkan keterangan saksi mata, kejadian itu bermula saat korban bersama dengan saksi mata Yakni Subangun, berkendara dalam satu mobil pikap. Mereka diketahui pulang dari mengambil uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM), tidak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga : Pelaku Penganiayaan Ditangkap, Ternyata Gegara Video Porno Adik Perempuannya

Subangun mengatakan, saat itu Romli mengemudikan mobil dengan posisi kaca mobil dibuka karena melewati jalanan rusak.

Saat melintas dari arah timur ke barat, kata Subangun, tiba-tiba ada tangan masuk dengan memegang senjata tajam. "Pegang pisau, langsung menggorok leher," kata Subangun, Jumat (7/5/2021) malam.

Subangun tidak melihat jelas pelakunya seorang diri atau berboncengan, sebab kondisi jalan gelap.

Sontak darah segar mengucur dari leher korban, dan korban yang menyetir mobil masih sempat meminggirkan mobilnya.

Melihat darah terus mengalir, Subangun bergegas menggantikan posisi sopir kemudian membawa korban Ke puskemas terdekat. Selanjutnya, ia melapor ke Polsek Balung.

Belum diketahui pasti motif pelaku melakukan perbuatan tersebut. Yang pasti korban mengalami luka sayatan sepanjang kurang lebih 30 centimeter, dan saat ini masih menjalani perawatan di Puskemas Karang Duren, Kecamatan Balung.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Balung AKP Sunarto masih enggan memberikan keterangan.

Akan tetapi anggota Polsek Balung bagian SPKT yang menerima laporan korban hanya menyampaikan akan menangani kasus kejahatan tersebut. "Proses lidik, kita belum bisa memberikan informasi," ujar anggota polisi yang enggan disebutkan namanya. (as/don)