Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-02-20 20:48:06

Luas Lahan Tanaman Kedelai Makin Berkurang

Ilustrasi

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo, kesulitan untuk meningkatkan produksi tanaman kedelai. Pasalnya, banyak lahan yang semulai ditanami kedelai berganti ke tanaman padi dan jagung. Tak ayal, Pemprov Jawa Timur pun menurunkan target area tanam kedelai di Kabupaten Probolinggo.

Pada 2022 ini, DKPP hanya ditarget luas lahan tanaman kedelai sekitar 39 hektare. Luasan itu turun drastis dibanding tahun lalu yakni 1.399 hektare.

Baca Juga : Petani Banyuwangi Digelontor 197 Ton Benih Padi untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPP Kabupaten Probolinggo, Didik Tulus Prasetyo, menyadari penurunan target tersebut. Sebab, DKPP tidak bisa mencapai target pada 2021.

Baca Juga : Disperindag Jember Klaim Harga Kedelai Masih Aman

Menurutnya, tidak tercapainya target itu disebabkan karena banyaknya petani yang sudah beralih dari menanam kedelai ke tanaman padi atau jagung. Petani menilai kalau keuntungan menanam padi atau jagung itu lebih menjanjikan daripada menanam kedelai. "Jadi tidak heran jika produksi kedelai pun turun," terangnya, Minggu (20/2/2022).

Selain itu, ada pula beberapa lahan kedelai yang terkena proyek jalan tol. Ada pula lahan yang yang sudah beralih fungsi menjadi perumahan. Untuk saat ini, wilayah yang tetap menanam kedelai yaitu di Kecamatan Sumberasih, dan Kecamatan Tegalsiwalan.

Meski begitu, pihaknya tetap akan melakukan rencana agar luasan tanaman kedelai tahun ini bisa maksimal. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi dan melakukan pendekatan secara emosional kepada para petani kedelai.

Selain itu, DKPP juga akan memberikan bantuan bibit kedelai bagi para petani. "Kami upayakan susun rencana strategis," katanya.

Ia berharap target yang sudah ditetapkan Provinsi Jawa Timur bisa tercapai. (zr/don)