Lulusan SMKN 1 Kota Probolinggo Diminati Dunia Kerja

Syarif Hidayatullah
Monday, 27 May 2019 13:06 WIB

DIPERCAYA : PT. Indomarco Jember saat melakukan tes reskruitmen di SMKN 1 Kota Probolinggo Kamis (16/05) lalu.
PROBOLINGGO - Selama tahun 2014 hingga tahun 2018, lulusan SMKN 1 Kota Probolinggo seratus persen diterima di dunia usaha. Bahkan, sekolah sering kewalahan memenuhi permintaan dari perusahaan.
Kepala SMKN 1 Kota Probolinggo Didik Purwandi melalui Waka Humas Hariyanto mengatakan, banyak yang tidak percaya bahwa lulusan SMKN 1 Kota Probolinggo berhasil diterima di dunia usaha.
Hariyanto mencontohkan, permintaan dari KDS saja sering tidak mampu dipenuhi. Termasuk perusahaan lain. “Hal itu, terjadi mulai tahun 2014 hingga 2018,” ujarnya.
Pria murah senyum ini menambahkan, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini sekolah agak terlambat untuk memenuhi permintaan pasar terkait tenaga kerja yang dibutuhkan.
“Mestinya target kami, Mei 60 persen lulusan bisa bekerja. Baru mengadakan (rekrutmen) minggu kemarin (15 Mei). Hampir sudah ada15 dunia usaha dan dunia industri (Dudi) dan ada 4 perusahaan yang sudah melakukan perekrutan,” terangnya.
Namun, meski sekolah terlambat memenuhi permintaan pasar, sejauh ini sudah banyak perusahaan sudah melakukan perekrutan. Bahkan, tesnya dilakukan di SMKN 1 Kota Probolinggo.
“Indomaret sudah melakukan test, kebutuhan sekitar 100 tenaga kerja meliputi kasir dan lainnya,”tegasnya.
.png)
Dari pantauan tadatodays.com ratusan pelamar memadati SMKN 1 Kota Probolinggo untuk mengikuti tes tulis dan wawancara PT. Indomarco Jember Sabtu (16/05) lalu. Mereka bukan hanya berasal dari siswa SMKN 1 Kota Probolinggo namun juga dari SMK lain di Kota Probolinggo.

Hariyanto memastikan peluang seratus persen lulusan di dunia usaha masih terbuka lebar dengan dengan banyaknya perusahaan yang digandeng SMKN 1 Kota Probolinggo. “Target kami 3 bulan setelah kelulusan, siswa kami bisa bekerja,” jelasnya.
Saking percayanya terhadap lulusan SMKN 1 Kota Priobolinggo, sambung Didik, ada perusahaan yang melamar siswa tanpa tes. “Beberapa Dudi banyak melakukan pemesanan. Langsung masuk tanpa tes. Mintak karyawan sejumlah ini. Kemarin ada KDS 35 orang, dan GM 24 siswa, mereka bekerja sesuai jurusan, ada yang jadi kasir dan lainnya.” tegasnya.
Gandeng Kerjasama Dengan 48 Perusahaan
Lulusan SMKN 1 Kota Probolinggo tidak perlu repot cari kerja. Sebab, sekolah sudah menggandeng kerjasama dengan 48 Perusahaan Kota Probolinggo maupun luar daerah (selengkapnya lihat grafis).
Dari berbagai perusahaan yang membutuhkan sebanyak 60 persen linier dengan jurusan siswa.
.png)
“Misalnya, PNM Kota Probolinggo dan BTN Syariah. Siswa kami juga ada yang menjadi tenaga akuntansi dan juga ada bagian mencari nasabah,” kata Hariyanto.
Namun, meski tidak linier siswa SMKN 1 Kota Probolinggo banyak diterima perusahaan. “Semua tergantung kebutuhan. Kalau perusahaan butuh semua jurusan kita bisa memenuhi permintaan,” ucapnya.
Saat ini, SMKN 1 Kota Probolinggo mempunyai lima program unggulan. Yakni Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Adiministrasi Perkantoran, Akutansi, Perbankan dan Pemasaran. (mm/hvn)
.jpg)


Share to
 (lp).jpg)