Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-04-15 14:59:08

Mahasiswa Soroti Kerusakan Lingkungan di Kabupaten Probolinggo

WADUL: Selain melakukan aksi demonstrasi, aliansi BEM Probolinggo Raya juga mengikuti audiensi dengan Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko, Kamis (14/4/2022). Dalam audiensi itu, mahasiswa juga menyoroti kerusakan lingkungan.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Probolinggo Raya menggelar demonstrasi di depan Gedung Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (1/4/2022). Selain demonstrasi, mahasiswa juga beraudiensi dengan Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko. Dalam kesempatan itu, mahasiswa wadul soal kerusakan lingkungan.

Kerusakan lingkungan dimaksud pertama, adanya alih fungsi lahan tanaman mangrove menjadi tambak. Kedua, masih banyaknya galian C yang dapat merusak lingkungan.

Baca Juga : Plt Bupati Umrah, Pemkab Probolinggo Tidak Gelar Open House

Khuzaini, salah satu mahasiswa satu mahasiswa mengatakan, di pesisir pantai Paiton hingga Pajarakan banyak tambak udang yang telah merusak ekosistem laut. Mulai dari pembuangan sisa air tambak udang yang bau, sehignga mencemari air laut. Hingga pembuangan air sisa obat kaporit yang dapat meracuni hewan yang ada di sekitarnya. "Ini perlu adanya perhatian dan tindakan dari pemerintah," ujarnya.

Baca Juga : GMNI Jember Soroti Tingginya Kasus Kekerasan Seksual

Sementara  terkait banyaknya galian C, Khuzaini menyebut bahwa hal itu karena mudahnya proses perizinan di Kabupaten Probolinggo untuk melakukan pertambangan. "Ini tidak bisa dibiarkan," ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dwijoko Nurjayadi mengatakan bahwa mengenai perizinan bukan lagi menjadi wewenang pemerintah daerah. Karena semenjak adanya UU Cipta Kerja, semua perizinan itu menjadi urusan pemerintah pusat.

Disamping itu, Plt. Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko menyatakan siap untuk menampung aspirasi ataupun temuan dari mahasiswa. Jika nanti mahasiswa menemukan pelanggaran tambak udang ataupun galian C, maka pihaknya siap melakukan pemantauan hingga penindakan. "Kalau memang ada temuan, bisa disampaikan nanti pada kami," pesannya pada mahasiswa. (zr/don)