Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-11-13 18:03:52

Main HP di Perlintasan Kereta Api, Remaja asal Kota Probolinggo Tewas Disambar KA Logawa

TAK BERNYAWA: Muhammad Nazair, remaja asal Kota Probolinggo meregang nyawa usai disambar KA Logawa yang melintas di dekat rumahnya.

 

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Nasib nahas menimpa Muhammad Nazair, 16. Remaja asal Jl. Ikshan, Gang Kelinci, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo itu tewas tersambar Kereta Api (KA) Logawa. Ironisnya, kecelakaan terjadi diduga karena korban lalai. Yakni, asyik bermain ponsel saat duduk di bantalan rel.

Baca Juga : Tertindih Bus Akas, Pemuda Kraksaan Tewas

Peristiwa yang terjadi Jumat (12/11/2021) sekira pukul 16.45 WIB tak ayal menghebohkan warga sekitar. Apalagi, kediaman korban tak jauh dari lokasi kecelakaan tersebut. Warga histeris melihat kondisi korban yang mengenaskan.

Baca Juga : Capaian Pembangunan Air Minum dan Sanitasi di Kota Probolinggo Mencapai 95,95 Persen

Informasi yang dihimpun tadatodays.com, saat itu korban sedang bermain layang-layang bersama teman-temannya di rel kereta api. Selesai bermain, mereka pulang ke rumah masing-masing. Lain halnya korban, ia duduk di besi rel kereta api sambil mengoperasikan handphone.

Nazair -sapaan akrabnya- tidak menyadari jika ada KA Logawa jurusan Purwokerto-Jember dari arah utara menuju selatan. Sejatinya, masinis telah menghidupkan klakson sebagai tanda agar korban segera menjauh dari area perlintasan kereta api. Namun, Nazair bergeming. Korban pun dihantam KA tersebut dan tewas di lokasi kejadian.

Mar'i, salah satu keluarga korban saat ditemui tadatodays.com di kamar mayat RSUD Mohammad Saleh mengatakan, korban yang mengenyam pendidikan di pondok pesantren, tengah bermain. Kebetulan, korban libur dari pesantrennya. Tak disangka, korban mengalami kecelakaan yang merenggut nyawanya.

Sementara itu, Komandan Polsuska Muhammad Halil membenarkan kecelakaan yang menewaskan remaja tersebut. “Benar. Ada kecelakaan kereta api. Korban sudah diperingatkan untuk pergi, tapi tidak menghiraukan,” katanya. (ang/sp)