Amelia Subandi


Wartawan Tadatodays.com | 2021-09-24 18:44:29

MAN 2 Kota Probolinggo Siap Lakukan Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen

SUDAH DIVAKSIN: Siswi MAN 2 Kota Probolinggo menunjukkan kartu vaksin setelah menjalani vaksinasi. Para siswa berharap setelah vaksinasi mereka bisa menjalani proses pembelajaran dengan normal.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM -  Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Probolinggo siap menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). Kementerian Agama (Kemenag) setempat memberikan izin PTM, dikarenakan MAN 2 Kota Probolinggo telah memenui sejumlah persyaratan. Di antaranya, otpimalnya progres vaksinasi pada guru, tenaga kependidikan, dan siswa.

Hal itu diungkapkan Kepala MAN  2 Kota Probolinggo Mohammad Alfan Makmur, saat ditemui tadatodays.com, Kamis (23/9/2021). “Sebelum PTM digelar, saya mendata siswa melalui google form untuk keperluan vaksin. Dari data tersebut diketahui, bahwa 50 persen siswa sudah melakukan vaksin di rumah masing-masing,” katanya.

Baca Juga : Giliran MAN 2 Kota Probolinggo Diklat Jurnalistik

Tersisa sekitar 500 siswa yang belum menjalani vaksinasi. Karena itu, pihak madrasah lantas menginisiasi vaksinasi di sekolah. Namun, tidak semua menyatakan siap divaksinasi. Tercatat, sekitar 2 persen dari jumlah siswa yang belum divaksin, menolak divaksinasi. Tak tinggal diam, pihak madrasah kemudian mengajak dialog keluarga.

Baca Juga : Masyarakat Masih Percaya pada Hoax, Dinkes Kabupaten Probolinggo Door to Door Kebut Vaksinasi

ANTRE: Siswa dan siswa MAN 2 Kota Probolinggo mengikuti proses vaksinasi dengan tertib. mereka rela antre menunggu giliran untuk diskrining maupun divaksin.

“Kami sampaikan pada orangtua siswa, bagi siswa yang belum divaksin, kami menganjurkan untuk daring atau harus swab dulu. Untuk swab, pihak sekolah juga menyediakan, dengan dibantu tenaga kesehatan dari sekolah. Biayanya sebesar Rp 55 ribu. Nominal tersebut hanya untuk mengetahui hasilnya saja, tanpa mengeluarkan surat hasil swab,” jelasnya.

Pihak madrasah memang memberlakukan secara ketat protokol kesehatan untuk kegiatan PTM. Pihak madrasah menurut pria yang akrab disapa Alfan itu khawatir, apabila salah satu siswa yang belum divaksin tersebut, imunnya belum terbentuk dan dikhawatirkan menularkan virus pada siswa lainnya.

MENUJU HERD IMMUNITY: Siswa MAN 2 Kota Probolinggo melaksanakan vaksinasi yang difasilitas pihak madrasah. Vaksinasi dilakukan agar terbentuk kekebalan tubuh sehingga aman dari penyebaran covid-19.

Kebijakan yang sama juga diberlakukan untuk siswa MAN 2 Kota Probolinggo yang tinggal di asrama atau ma’had. Bagi siswa ma’had yang belum divaksin, secara khusus ada pemeriksaan kesehatan rutin oleh tenaga kesehatan.

“Khusus ma’had, karena memang ada biayanya, kami melakukan pemeriksaan kesehatan rutin setiap hari. Kesehatan mereka terpantau, termasuk siswa yang belum divaksin.  Selain itu, kami juga membekali siswa dengan dompet sehat yang isinya masker, handsanitizer, dan obat atau vitamin,” katanya.

Alfan berharap, dengan divaksinnya seluruh siswa, sekolah bisa segera melaksanakan pembelajaran tatap muka 100 persen. Tidak ada lagi pembelajaran secara daring. Ia juga berharap agar penyebaran covid-19 di Kota Probolinggo bisa terus ditekan. Terlebih, saat ini Kota Probolinggo masuk kategori PPKM level 2.

Hal yang sama juga disampaikan Lukman. Salah satu siswa kelas XI Mipa satu ini sangat  berharap seluruh siswa bisa kembali ke sekolah untuk menerima pembelajaran tatap muka. “Saya sudah tidak sabar ingin bisa bertemu dengan teman-teman di sekolah. Semoga setelah seluruh siswa divaksin, PTM bisa 100 persen dilaksanakan,” katanya. (*/mel/sp)