Manajemen Lama Resmi Serahkan Persekabpas ke Bupati Pasuruan

Amal Taufik
Wednesday, 04 Mar 2026 16:35 WIB

PENYERAHAN: Gaung Andaka resmi menyerahkan Persekabpas ke Bupati Pasuruan.
PASURUAN, TADATODAYS.COM - Persekabpas memasuki babak baru. Manajemen lama resmi menyerahkan pengelolaan klub tersebut kepada Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo dalam pertemuan di ruang kerja bupati, Rabu (4/3/2026).
Penyerahan ditandai dengan pemberian jersey Persekabpas secara simbolis. Momen itu menjadi titik awal transisi kepengurusan yang diharapkan membawa perubahan signifikan bagi klub kebanggaan warga Kabupaten Pasuruan tersebut.
Persekabpas pernah mencicipi masa kejayaan pada 2006 dengan finis di peringkat ketiga Divisi Utama—kompetisi kasta tertinggi sebelum format liga berubah. Namun dalam beberapa musim terakhir, langkah Laskar Sakera tertahan di Liga 3 Nasional.
Manajer Persekabpas Gaung Andaka mengakui dinamika pengelolaan klub tidak ringan. Keterbatasan di berbagai aspek membuat target promosi belum tercapai. “Hari ini saya menyerahkan kepengurusan Persekabpas kepada Rusdi. Semoga target ke Liga 2 bisa terwujud,” ujar Gaung.
Ia memastikan proses pergantian manajemen akan ditempuh secara resmi melalui notaris setelah rapat internal pengurus lama digelar. “Kami ingin semuanya jelas secara administrasi sebelum diserahkan penuh ke tim baru,” katanya.

Rusdi menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya yang dinilai mampu menjaga eksistensi klub tetap bertahan di Liga 3. “Saya berterima kasih kepada pengurus lama yang sudah mempertahankan Persekabpas di kompetisi nasional. Ke depan kita harus berani pasang target naik kelas,” ujarnya.
Menurut Rusdi, pembenahan tidak hanya pada struktur manajemen, tetapi juga pada pembinaan pemain lokal. Ia melihat potensi besar dari talenta muda yang tampil di ajang Piala Bupati beberapa waktu lalu. “Banyak pemain muda berbakat yang harus diberi ruang dan pembinaan serius,” tegasnya.
Selain itu, peningkatan fasilitas stadion juga menjadi perhatian. Infrastruktur akan dievaluasi agar siap jika Persekabpas berhasil promosi ke Liga 2. “Kalau targetnya naik kasta, fasilitasnya harus mendukung. Itu akan jadi bagian dari pembenahan,” katanya.
Terkait kepemilikan klub ke depan, Rusdi menyebut sejumlah opsi tengah dibahas, termasuk kemungkinan melibatkan perusahaan daerah dan memperkuat sinergi dengan Askab setempat demi pengelolaan yang lebih profesional. (pik/why)


Share to
 (lp).jpg)

