Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-07-04 14:06:21

Mandi di Sungai, Kakak-Adik asal Maron Tewas Tenggelam

DUKA: Kondisi mayat bocah asal Maron yang tenggelam di sungai Damhadi, Maron, Senin (4/7/2022).

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Malang nasib DMM, 11, dan MBM, 7. Kakak dan adik asal   Dusun Krajan, RY 6 – RW 3, Desa Puspan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo itu ditemukan meninggal dunia di Sungai Damhadi, desa setempat, Senin (4/7/2022) sekitar pukul 06.30 WIB.

Kapolsek Maron Iptu Samiran mengatakan peristiwa bermula saat keduanya secara bersama-sama pergi ke sungai Damhadi untuk mandi. Sesampai di lokasi, mereka mandi di tempat yang airnya dangkal. Karena terlalu asyik bermain mandi, keduanya tidak sadar kalau terbawa arus ke sungai dalam.

Baca Juga : Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Lansia di Sungai Secawan Dihentikan

Karena tak bisa berenang, merekapun tenggelam dan terseret arus hingga ditemukan di dua tempat yang berbeda. Sang kakak DMM ditemukan sekitar 100 meter, dan sang adik, MBM ditemukan sekitar 40 meter ke arah utara dari titik pertama mereka mandi. “Keduanya ditemukan setelah dilakukan pencarian," jelas Kapolsek, Senin pagi.

Baca Juga : Tak Bisa Berenang, Mandi di Sungai Dalam, Remaja Tewas Tenggelam

MAUT: Sungai Damhadi di Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo yang menjadi tempat tewasnya kakak-adik asal Maron.

Pencarian bermula saat pihak keluarga tidak melihat kedua bocah itu di rumahnya. Mereka kemudian mencari ke berbagai tempat termasuk sungai. Dari situ, keluarga melihat baju kedua korban berada dipinggir sungai. Keluargapun meminta pertolongan kepada warga dan melapor ke Polsek Krejengan.

Setelah itu, keduanya ditemukan sudah tenggelam. Keduanya segera dibawa ke Puskesmas Maron untuk dilakukan pemeriksaan medis. Namun sayang, keduanya sudah dinyatakan meninggal dunia.

"Kami menyarankan keluarga untuk dilakukan autopsi," kata Kapolsek. Namun, saran itu ditolak oleh pihak keluarga. Keluarga mengganggap semua itu adalah musibah. Penolakan itu juga dibarengi dengan surat pernyataan penolakan, hingga akhirnya jenazah keduanya dibawa pulang untuk dikebumikan. (zr/why)