“Mango Carnival of Indonesia 2026” Dongkrak Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Probolinggo

Amelia Subandi
Friday, 30 Oct 2026 21:37 WIB

Gerebeg gunungan mangga secara simbolis olah para undangan.
Mangga Probolinggo Siap Mendunia
PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - “Mango Carnival of Indonesia 2026” di Kota Probolinggo menghadirkan rangkaian kegiatan selama tiga hari (29–31 Oktober 2026). Event ini memadukan pengembangan hortikultura, promosi produk unggulan, pelestarian budaya, dan pemberdayaan masyarakat.
Selain kirab mangga, festival ini diramaikan bazar produk pertanian, pelatihan pengolahan mangga, serta National Mango Forum yang menghadirkan ruang diskusi mengenai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mangga.
%20OK.jpg)
Dispertahankan Kabupaten Situbondo turut ramaikan bazaar MCI 2026 Kota Probolinggo.
Berbagai perlombaan turut memeriahkan festival, mulai dari kreasi olahan buah mangga, desain batik bermotif mangga, desain kostum mangga, varietas mangga, mewarnai untuk anak-anak, vlog, fotografi, hingga line dance bertema mangga. Masyarakat juga dapat menikmati pertunjukan musik duk duk, kegiatan gemar makan ikan, serta pameran produk UMKM.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu mempertemukan potensi pertanian dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kedekatan Kota Probolinggo dengan kawasan wisata Gunung Bromo juga menjadi peluang untuk memperkenalkan mangga dan produk olahannya sebagai buah tangan khas daerah.
Wali Kota Probolinggo dr Aminuddin berharap, festival ini dapat berlanjut menjadi agenda tahunan yang semakin berkembang dan memberikan dampak nyata bagi petani, pelaku UMKM, pedagang, serta masyarakat Kota Probolinggo.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Probolinggo. Kami berharap Mango Carnival of Indonesia tidak berhenti pada tahun ini, tetapi dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya,” katanya.
%20OK.jpg)
Wali Kota Probolinggo bersama Ketua TP PKK mendampingi Dirjen Holtikultura Kementan RI incip buah mangga khas Kota Probolinggo.
Senada dengan Wali Kota, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI Muhammad Taufiq Ratule menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan festival. Ia berharap kegiatan ini dapat terus memperkuat pengenalan mangga Indonesia, mendorong peningkatan ekspor, dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi lintas daerah, Mango Carnival of Indonesia 2026 menjadi langkah untuk membawa mangga melampaui identitas komoditas lokal, menuju produk hortikultura Indonesia yang berdaya saing, bernilai tambah, dan semakin dikenal di pasar dunia.

“Kami mendukung agar Mango Carnival of Indonesia dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Probolinggo memiliki potensi mangga yang besar dan telah dikenal sebagai salah satu ikon mangga Indonesia. Dengan kolaborasi yang kuat, kita berharap produksi semakin berkualitas, ekspor meningkat, dan kesejahteraan petani semakin baik,” tegasnya.
%20OK.jpg)
Jenis mangga yang bisa ditemui di bazaar MCI 2026 Kota Probolinggo.
Daerah Tetangga Ramaikan Bazaar
Di arena bazaar Mango Carnival of Indonesia 2026 juga hadir beberapa daerah tetangga yang juga memiliki potensi mangga. Salah satunya ialah Kabupaten Situbondo. Daerah yang lokasinya di jalur pantura ujung timur ini, hadir meramaikan Mango of Carnival Indonesia 2026 di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo.
Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan membawa salah satu varian unggulan mangga khas Situbondo yaitu arum merah Situbondo. Warnanya cantik perpaduan warna merah dan orange membuat pengunjung ramai membelinya.
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo, Qurrotaayun saat ditemui di tenand bazaar MCI menyampaikan bahwa mangu arum merah adalah mangga khas Kabupaten Situbondo. Dimana pohon induknya baru hanya satu, dan tengah proses pengembangan.
“Tingkat kemanisan mangga arum merah Situbondo ini capai 18-20. Di MCI ini kami bawa stok terbatas, karena saat ini pohon induknya baru hanya 1 dan masih tahap pengembangan. Alhamdulillah respon masyarakat luar biasa, karena penasaran jadi banyak yang beli,” terangnya.
%20OK.jpg)
Gunungan mangga yang siap diserbu oleh masyarakat umum.
Mangga Ikon Kota Probolinggo
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr Evariani menyatakan bahwa potensi kota mangga yang dipunyai Kota Probolinggo adalah satu-satunya di Indonesia dan akan menjadi ciri khas. Sehingga bagaimana tanggung jawab bersama untuk membranding, dengan cara melestarikan, dan menggerakkan seluruh masyarakat untuk menanam mangga.
“Melalui PKK nantinya kami punya program 1 rumah wajib menanam 1 pohon mangga. Dan kami akan mulai melakukan pencanangan dengan menanam 1.000 pohon. Mudah mudahan berlanjut, sehingga tidak ada lagi lahan kosong yang terlantar,” terangnya. (*/mel/why)

Share to
 (lp).jpg)

