Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-11-02 18:03:13

Masih Banyak Timbangan Tak Sesuai, DKUPP Lakukan Tera Ulang

PERDAGANGAN: Tera ulang penting dilakukan, agar takaran di timbangan milik pedagang tak merugikan konsumen. Selasa (2/11), DKUPP melakukan tera ulang 400 timbangan di Pasar Baru Kota Probolinggo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo,  kembali menggelar tera ulang di 11 pasar di Kota Probolinggo. Dari setiap pasar itu, ada 400 timbangan milik pedagang yang diuji.

Pada Selasa (2/11/2021), kegiatan tera ulang digelar di Pasar Baru. Sebelumnya, kegiatan serupa dilakukan di Pasar Kronong dan Pasar Wonoasih.

Baca Juga : RDP Bahas Proyek Pasar Baru Memanas, Ketua Komisi III: Banyak Kebohongan!

Kepala DKUPP, Fitriawati mengungkapkan tera ulang ini merupakan upaya pemerintah untuk melindungi konsumen. Rata-rata sudah hampir 6 tahun tidak ada tera ulang. "Rencananya kita rutinkan setiap tahun sekali untuk tera ulang," tuturnya.

Baca Juga : Pengerjaan Proyek Pasar Baru Tak Capai Target

Sementara, Kasi Kemetrologian DKUPP, Donny Setiadi Putra mengatakan Pelayanan tera ulang ini merupakan pelaksanaan rutin di setiap kecamatan oleh Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Timur.

Karena memberatkan pedagang untuk membawa timbangan ke lokasi, akhirnya petugas menyasar setiap pasar. Menurutnya, alat timbangan yang lulus uji tera akan diberi segel dan stiker yang berlaku hanya setahun. "Yang tidak lulus uji akan langsung diperbaiki di tempat," katanya.

Selain itu, pria yang akrab disapa Doni ini menuturkan berdasarkan hasil pengamatan masih ada timbangan yang tidak sesuai dengan spesifikasi. Pasalnya, timbangan yang dipakai rata-rata tidak pernah diperbaiki sejak tahun 2015-2016. "Ini sudah lama sekali," ujarnya.

Salah satu pedagang sembako di Pasar Baru bernama Ryan, mengaku pihaknya bisa menera ulang timbangannya. Ia juga mengantisipasi kekecewaan konsumen jika timbangannya tidak sesuai. "Jadi, pembeli senang penjual juga senang," ujarnya. (ang/don)