Rifky Leo Argadinata


Wartawan Tadatodays.com | 2022-08-11 10:25:35

Masih Berstatus Waspada, Pendakian Gunung Raung Banyuwangi Dilarang

WASPADA: Berstatus waspada, Gunung Raung di Banyuwangi masih dinyatakan ditutup bagi pendaki, termasuk selama momen Agustusan ini.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Aktivitas vulkanik Gunung Raung di Kabupaten Banyuwangi masih berstatus level 2 atau waspada. Karena itu, Gunung Raung masih ditutuk untuk pendakian, termasuk bagi para pendaki yang berniat merayakan peringatan Kemerdekaan RI ke-77 dengan mengibarkan bendera merah putih di Puncak Sejati.

Pada momen peringatan hari kemerdekaan sebelumnya, Puncak Sejati Gunung Raung sering jadi tempat para pendaki melakukan pengibaran bendera merah putih. Komunitas pendaki dari berbagai daerah setiap tahunnya biasa berkumpul di Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi guna mendaki puncak gunung setinggi 3.334 mdpl itu. 

Baca Juga : Gunung Raung Erupsi, Status Naik Jadi Waspada

Namun, tahun ini mereka tidak bisa menikmati sensasi pendakian Puncak Sejati. Pasalnya, terjadi peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Raung, dan dinyatakan naik level 2 sejak 29 Juli lalu.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung Mukijo mengatakan, status level 2 atau waspada Gunung Raung masih belum dicabut, meskipun aktivitas letusan sudah tidak terjadi.  “Untuk rekomendasi masih sama, karena statusnya masih waspada," ujarnya, Rabu (10/8/2022).

Mukijo menambahkan, masyarakat dan wisatawan hingga saat ini tetap dilarang untuk mendekati puncak erupsi, serta melakukan aktivitas apapun dengan radius 3 km dari puncak raung. "Pendakian Gunung Raung tetap tidak diperbolehkan, termasuk pengibaran bendera di hari Kemerdekaan Indonesia tahun ini," jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Banyuwangi AKP Abdul Jabbar mengatakan, pihaknya saat ini melakukan pengawasan di sekitar Dusun Wonorejo dan melakukan penutupan pos pendakian. "Pos pendakian Gunung Raung kami tutup. Tentunya tidak boleh ada pendakian selama status masih level 2 atau waspada," jelasnya.

Selain itu, AKP Jabbar menghimbau kepada masyrakat agar tidak melakukan aktivitas apapun dengan radius 3 KM dari puncak gunung serta tetap selalu waspada. (rl/why)