Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-06-17 14:10:13

Mengaku Petugas Kecamatan, Pelaku Curi Uang Rp 500 Ribu dan HP

DISELIDIKI: Anggota Polsek Kademangan telah mendatangi toko baju yang disatroni pelaku. Sebelum mencuri uang Rp 500 ribu dan HP, pelaku lebih dulu mengaku sebagai petugas kecamatan.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Aksi penipuan bermodus gendam menimpa toko busana milik Yati, 32, Jl. Arjuna Kelurahan/Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Motifnya, pelaku bertanya dan mengaku kenal dengan pemiliknya di Jl. Brantas Kelurahan Kademangan.

Meski terekam Closed Circuit Television (CCTV), pelaku tetap berhasil mencuri uang Rp 500 ribu dan Hp merk Xiomi.

Baca Juga : Mesin Pengeras Suara Masjid Seharga Total Rp 14 Juta Digondol Maling

Dalam rekaman CCTV, peristiwa itu terjadi pada Rabu (16/6/2021) tepat pukul 13.10 WIB. Dalam tangkapan layar berdurasi 30 detik itu, tampak pelaku berciri pakaian putih, potongan rambut cepak, memakai sarung tangan dan kulitnya berwarna coklat sawo. Saat itu, pelaku terlihat sedang menelepon seseorang.

Baca Juga : Amankan Sopir Pengangkut Kayu Sonokeling Ilegal, Polsek Gempol Buru Pelaku Lainnya

Saat itu, seorang karyawan bernama Febriana, 18, bersama satu orang dewasa dan anak-anak sedang duduk untuk menjaga toko busana bernama "Chiren Collection" itu.

Didatangi tempat kerjanya, perempuan yang karib disapa Ana itu mengatakan bahwa ia tak menyadari jika pelaku hendak menipunya.

Ana melihat pelaku tiba-tiba mengambil uang dan tangannya bergetar. "Ya saya percaya saja. Pelaku datang, ia tanya tempat CCTV dan mengaku kenal dengan mbak Yati," tuturnya.

Sementara itu, Yati, pemilik toko menambahkan, pelaku mengaku mengenal dirinya dengan menyebut namanya. Dari keterangan Ana, kata Yati, pelaku mengaku telah menelepon dirinya. "Hp saya off jam 13.00 itu, padahal tidak telfon sama sekali," ujar Yati.

Saat kejadian, Yati tengah berada di rumah untuk menjaga anaknya yang hendak mengaji. Lalu saat berkunjung ke tokonya, ia malah melihat Ana sedang tertawa.

Ia menanyakan mengapa tertawa. Sambil tertawa, Ana menyampaikan bahwa uang Rp 500 ribu dan HP telah diambil orang.

Yati mengaku aneh dengan kejadian di tokonya. Sebab, Ana tak menghubunginya saat pelaku mengaku kenal dengannya. "Pelaku juga menanyakan penghasilan dan buku catatan," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Kademangan Kompol Sumardjo mengatakan, pelaku mengaku petugas dari kecamatan setempat dan akan memperbaiki CCTV dengan biaya 6 juta rupiah.

Sumardjo melanjutkan, korban telah melapor ke Polsek Kademangan pada Kamis (17/6) sekira pukul 13.30 WIB. "Kami menyelidiki pelaku dengan melihat rekaman CCTV tiga hari sebelumnya," kata Sumardjo. (ang/don)