Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2020-11-07 19:51:19

Mengaku Tak Punya Uang, Pria di Probolinggo Ini Curi Popok untuk Anaknya

CURI POPOK: Pelaku pencurian popok senilai Rp 18.000 yang berinisial A ini ditanyai polisi di Polsek Paiton.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Tak memiliki uang untuk membeli popok anaknya, pria berinisal A, 20, warga Desa Sumberan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo malah mencuri. Dia pun diamankan Polsek Paiton usai mencuri satu pack popok bayi sekali pakai seharga Rp 18.0000.

Kejadian itu berawal saat A diberitahu istrinya kalau popok anaknya yang berusia 3 bulan sudah habis. Ia pun beranjak dari rumahnya dengan menggunakan motor matik miliknya warna biru putih ke arah utara. Sesampai di Indomaret Jabung Sisir, Paiton, sekira pukul 10.30 WIB ia masuk layaknya pembeli pada umumnya.

Baca Juga : Diparkir di Halaman Ruko, Motor Pegawai Koperasi Raib Digondol Maling

Dari situlah ia mulai melancarkan aksinya, mondar mandir di rak susu dan popok. Merasa aman, dia langsung menyembunyikan popok curiannya di jaketnya. Sang kasirpun curiga. Kecurigaan itu bertambah saat A yang dipanggil untuk diperiksa, malah melarikan diri ke arah timur menggunakan motornya.

Baca Juga : Dua Pencuri Beraksi di Jalan Gubernur Suryo, dalam Hitungan Menit Bawa Kabur Satu Motor

"Ia mengambil sepedanya, ke arah timur dari TKP pencuriannya. Akhirnya karyawan ini teriak maling, karena di jalan Pantura, orang mengira itu maling sepeda motor. Akhirnya banyak yang mengejar," ungkap AKP Noer Choiri, Kapolsek Paiton.

Sesampai di Desa Sidodadi, A langsung memarkir sepedanya di pinggir jalan. Lalu dia lari ke kebun jagung. Namun persembunyian ditemukan oleh warga, tidak sedikit warga menghadiahi A dengan bogem, hingga wajahnya memar. Beruntung pihak kepolisian yang saat itu datang tepat waktu, segera mengamankan A yang sudah menjadi bulan-bulanan warga.

"Kebetulan di desa sebelah itu ada anggota yang sedang patroli, mendapatkan informasi. Langsung mengamankan sepeda motor itu. Sempat dia dipukuli warga karena dikira maling motor itu," jelas Kapolsek

Hal senada juga disampaikan Indarto Fiki, Pramuniaga Indomaret Jabungsisir yang melihat langsung A menyimpan pampers di jaketnya. Ia menyampaikan bahwa dia mulai mencurigai gerak-gerik A yang seakan mengincar sesuatu dan ketika keluar ia terlihat membawa sesuatu di jaketnya.

"Saya mau negur takut mas, jadi bilang ke pemimpin saya lalu dipanggil dia (A, red), malah kabur. Ya saya teriak maling. Banyak yang ngejar mas, saya juga ikut ngejar tapi kembali. Tiba-tiba ada warga laporan kalau sudah tertangkap," akunya pada Tadatodays.com

Polsek Paiton langsung manggil keduanya baik dari pihak pengawas Indomaret dan orang tua pelaku. Ke dua belah pihak sepekat untuk damai mengingat kerugiannya tidak terlalu besar. (zr/hvn)