Menteri KP Tinjau Progres KNMP Lateng Banyuwangi, Siap Jadi Pusat Hilirisasi dan Kuliner Bahari

Mohamad Abdul Aziz
Tuesday, 03 Mar 2026 13:53 WIB

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono saat berdialog kepada nelayan di Banyuwangi, Selasa (3/3/2026).
BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) RI Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi Banyuwangi, Selasa (3/3/2026). Ia meninjau progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di kawasan pesisir Plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pemantauan program strategis nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan berbasis hilirisasi.
Didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Trenggono berkeliling meninjau sejumlah fasilitas yang tengah dibangun. Di antaranya enam unit bangunan utama berarsitektur rumah adat Suku Osing dengan sentuhan ornamen batik Gajah Oling, pabrik es portable, musala, balai pertemuan, unit pengolahan hasil laut, dermaga sandar perahu, hingga lokasi pendaratan ikan.
“Saya datang untuk melihat progres pembangunan Kampung Nelayan di Banyuwangi. Ini akan menjadi pusat hilirisasi langsung produk nelayan di sini,” ujar Trenggono.
Menteri Trenggono mengapresiasi konsep pembangunan yang memadukan sentuhan modern dan kearifan lokal. Menurutnya, desain khas Osing tersebut memperkuat identitas budaya Banyuwangi sekaligus menghadirkan wajah kampung nelayan yang lebih tertata dan representatif.
Trenggono menjelaskan, KNMP Banyuwangi memiliki konsep berbeda dibandingkan kampung nelayan di daerah lain. Jika di beberapa wilayah lebih difokuskan sebagai sentra penjualan hasil laut, di Banyuwangi dikembangkan dengan konsep hilirisasi tematik. Hasil tangkapan nelayan nantinya tidak hanya dijual dalam kondisi segar, tetapi juga dapat langsung diolah menjadi berbagai produk kuliner laut di kawasan tersebut.

“Istilahnya ini hilirisasi langsung. Hasil tangkapan nelayan langsung dibawa ke sini dan bisa diolah menjadi berbagai macam kuliner. Model tematik ini bagus karena menggerakkan ekonomi di level bawah,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah pusat juga akan menghadirkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) guna menunjang aktivitas melaut masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Trenggono juga menyerahkan bantuan kepada nelayan dan berdialog terkait kebutuhan sarana prasarana, termasuk rencana bantuan kapal.
Sementara itu, Bupati Ipuk Fiestiandani menyampaikan apresiasi atas penetapan Banyuwangi sebagai salah satu dari 100 lokasi awal pengembangan kawasan nelayan terpadu di Indonesia. “Hadirnya KNMP ini akan memperkuat ekosistem nelayan di pesisir Plengsengan. Harapannya menjadi pusat ekonomi baru yang mampu meningkatkan pendapatan nelayan,” kata Ipuk.
Dengan progres pembangunan yang dinilai positif, KNMP Lateng diharapkan segera rampung dan menjadi sentra hilirisasi perikanan sekaligus destinasi kuliner bahari baru di Banyuwangi. (azi/why)


Share to
 (lp).jpg)