Merokok Dekat Bensin Eceran, Tubuh Nelayan di Pasuruan Terbakar

Amal Taufik
Friday, 09 Jan 2026 18:33 WIB

PERAWATAN: Muslimin mendapat perawatan medis di RSUD dr. R. Soedarsono.
PASURUAN, TADATODAYS.COM - Muslimin (42), seorang nelayan warga Jalan Hangtuah, Kelurahan Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan mengalami luka bakar serius setelah tubuhnya tersambar api saat menyalakan rokok di dekat bensin eceran. Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban, Jumat (9/1/2026) pagi.
Kejadian itu membuat korban mengalami luka bakar hingga sekitar 70 persen. Kini korban menjalani perawatan intensif di RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan.
Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi menjelaskan, berdasar keterangan awal yang dikumpulkan polisi, kejadian bermula saat Muslimin mengisi motornya dengan bensin eceran. Ia diduga menuangkan bensin ke tangki motor sambil merokok. “Dari keterangan korban dan saksi, api dari rokok diduga menyambar bensin eceran sehingga menyebabkan korban terbakar,” ujar Junaidi.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh istri korban, Eka Fitrianingsih (40), yang melihat suaminya dalam kondisi terbakar di dalam rumah. Warga sekitar kemudian memberikan pertolongan dan korban langsung dilarikan ke rumah sakit.
Petugas Polsek Gadingrejo yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan awal. Korban juga telah menjalani visum et repertum untuk kepentingan medis.

“Korban membenarkan kepada petugas bahwa kejadian tersebut murni kecelakaan, terbakar sendiri saat merokok di dekat bensin eceran,” jelas Aipda Junaidi.
Dalam kejadian ini, polisi mengamankan barang bukti berupa pakaian dan sarung milik korban yang hangus terbakar. Tidak ditemukan unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
Saat ini, korban masih dirawat di UGD RSUD dr R Soedarsono. Pihak keluarga disebut tengah mempertimbangkan kemungkinan rujukan ke rumah sakit di Malang atau Surabaya untuk penanganan lebih lanjut.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menyimpan atau menggunakan bahan bakar, terutama di lingkungan rumah. “Bensin sangat mudah terbakar. Jangan merokok atau menyalakan api di dekat bahan bakar,” kata Aipda Junaidi. (pik/why)

Share to
 (lp).jpg)

