Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-08-01 17:46:57

Mesin Pengeras Suara Masjid Seharga Total Rp 14 Juta Digondol Maling

PENCURIAN: Imaroh Masjid Nurul Latif, Nursam Shodiq menunjukkan tempat penyimpanan perangkat mesin pengeras suara yang raib digondol maling.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Sebuah mesin pengeras suara di Masjid Jami' Nurul Latif, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, dicuri maling pada Minggu (1/8/2021) pagi, sekira pukul 10.00 WIB. Aksi pelaku terekam kamera CCTV.

Dalam rekaman CCTV, pencuri tersebut menggunakan jaket, helm dan mengendarai motor Honda Beat dengan nopol L 2953 YN.

Baca Juga : Bersembunyi saat Dikepung Polisi dan Warga, Pencuri Motor Berhasil Ditangkap

Pada pukul 09.30 WIB, pencuri datang seorang diri dan masuk ke masjid. Setelah keluar ia sudah membawa mesin pengeras suara yang dibungkus menggunakan sak putih. Pelaku pun kabur mengendarai motornya dengan membawa karung sak berisi mesin pengeras suara.

Baca Juga : 10 Menit Diparkir, Motor Pembeli Kerupuk Dicuri

Nursam Shodiq, selaku Imaroh atau pemakmuran masjid setempat menyampaikan, pencurian itu baru diketahui saat muazinnya hendak azan dzuhur. Ketika itu pintu lemari penyimpanan mesin pengeras  tersebut yang awalnya terkunci ternyata terbuka.

Tak hanya pintu lemari, pintu kanan sebelah selatan yang sebelumnya juga terkunci rapat sudah terbuka. "Setelah dicek ternyata mesin-mesin pengeras suara itu sudah hilang," katanya.

Perangkat pengeras suara yang digondol itu, di antaranya dua mesin amplifier masing-masing seharga Rp 4 juta, dua buah microphone, dan satu mesin power build up seharga 6 juta rupiah. "Sudah tak pakai speaker, dah," ujarnya.

Sementara, Wakil Ketua Takmir, Abdullah, menjelaskan kalau masjid Jami' Nurul Latif ini sekitar dua tahun lalu juga sering kehilangan. Di antaranya kehilangan motor dan ponsel milik jamaah, dan kotak amal. "Setelah itu kami beri CCTV," ujarnya.

Ia mengaku kalau kejadian pencurian ini sudah dilaporkan ke Polsek Kraksaan. Ia berharap ada tindakan dari kepolisian, sehingga pelakunya ditangkap dan mempunyai efek jera bagi pelaku lainnya.

Sementara itu, Kapolsek Kraksaan Kompol Sujianto membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima laporan terkait pencurian tersebut.

Saat ini pihaknya melakukan penyelidikan guna mengetahui pelakunya. "Anggota masih ke TKP," katanya melalui panggilan seluler. (zr/don)