Minyakita di Pasuruan Tembus Rp 20 Ribu per Liter dan Sulit Didapat, Harga Minyak Goreng di Pasar Ikut Melonjak

Amal Taufik
Tuesday, 14 Apr 2026 16:18 WIB

PASAR: Pedagang di Pasar Kebonagung.
PASURUAN, TADATODAYS.COM - Kenaikan harga minyak goreng mulai dirasakan warga Kota Pasuruan. Di tengah harga yang terus merangkak naik, produk bersubsidi Minyakita justru semakin sulit ditemukan di pasar tradisional.
Sejumlah pedagang mengaku sudah tidak lagi menerima pasokan Minyakita sejak momen Lebaran. Kalaupun tersedia, harganya tidak lagi sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).
Di lapangan, Minyakita yang seharusnya dijual Rp 15.700 per liter, justru dibanderol sekitar Rp 20 ribu hingga Rp 22 ribu per liter. “Sudah lama tidak dapat kiriman Minyakita. Sejak Lebaran kosong terus. Kalau ada pun harganya sudah mahal,” ujar Wiwik, salah satu pedagang di Pasar Kebonagung, Selasa (14/4/2026).
Kondisi ini membuat pedagang lebih banyak menjual minyak goreng kemasan dan curah. Keduanya juga mengalami kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir.

Minyak goreng kemasan dua liter kini dijual sekitar Rp 43 ribu, naik dari sebelumnya Rp 40 ribu. Sementara minyak curah naik dari Rp 19.500 menjadi Rp 22.500 per liter.
Kelangkaan Minyakita ini turut dikeluhkan pembeli. Mereka mengaku kesulitan mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau.
Salah satu warga, Sholeh, mengatakan hampir semua jenis minyak goreng saat ini mengalami kenaikan harga. “Sekarang semuanya naik. Mau cari Minyakita juga tidak ada, padahal biasanya itu yang paling terjangkau,” keluhnya.
Kondisi ini membuat beban pengeluaran rumah tangga semakin bertambah, mengingat minyak goreng merupakan kebutuhan pokok sehari-hari. "Kami berharap pasokan Minyakita segera kembali normal serta harga minyak goreng bisa ditekan agar tidak semakin memberatkan masyarakat," ujar Sholeh. (pik/why)
.jpg)


Share to
 (lp).jpg)