Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-12-15 16:05:18

Mobil Pikap Milik Pedagang Dicuri saat Dititipkan di Rumah Saudaranya

PENCURIAN: Zainul Arifin menunjukkan tempat mobilnya diparkir, di rumah saudaranya yang juga dijadikan showroom mobil. Mobil pikap miliknya itu rencananya akan dijual, namun justru raib terlebih dahulu.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Satu unit mobil pikap nopol W 9370 NT milik Zainul Arifin, 40, warga Jalan Mangga, Kelurahan Sumberwetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, raib digondol maling pada Rabu (15/12/2021) sekira pukul 03.00 WIB. Atas kejadian itu, pemilik mengalami kerugian sekitar Rp.100 juta.

Ditemui di kediaman sekira pukul 14.00 WIB, Zainul Arifin mengatakan mobil miliknya itu rencananya akan dijual seharga Rp 100 juta. Karenanya, mobil yang digunakan untuk berdagang itu dititipkan di rumah sekaligus showroom mobil milik saudaranya bernama Toyip, di Jalan Genitu, Kelurahan Sumberwetan.

Baca Juga : Meresahkan Warga Jember, Dua Pelaku Curanmor di 7 TKP Dibekuk

Namun sayang, saat mobil belum laku justru sudah raib.

Baca Juga : Satreskrim Polres Jember Bekuk 2 Pencuri Sapi, Buru 2 DPO

Pria yang karib disapa Alpin ini menceritakan, mobil pikap tu diduga dicuri oleh 5 orang pelaku. Hal itu berdasarkan informasi yang disampaikan Toyip, saat menghubunginya sekira pukul 04.00 WIB.

Saat itu Toyip mengatakan, bahwa neneknya bernama Misna, 70, mendengar suara gaduh di depan rumahnya. Saat melihat tempat parkir mobil dari dalam rumah, Misna melihat dengan jelas saat mobil milik Alpin dibawa oleh 5 kawanan pelaku. Ada yang bertindak menjadi sopir, dan ada pula yang mendorong.

Meski Misna mengetahui kejadian itu, lanjutnya, namun ia tak mengetahui jika mobil pikap tersebut milik Alpin. Sang nenek mengira pikap tersebut akan digunakan pelaku untuk mencuri sapi.

Tak lama kemudian, nenekl Misna memanggil Toyip. Toyip pun kaget, setelah mobil milik saudaranya itu sudah tak berada di parkiran. Toyip menduga, pelaku mendorong mobil tersebut sejauh 100 meter dari rumahnya. “Dibawa kabur ke arah barat atau menuju Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih,” katanya.

Alpin menjelaskan, saat dirinya memeriksa kondisi TKP, pelaku diketahui merusak jendela rumah Toyip dan langsung membawa kunci kontak, serta STNK mobil di atas meja. “Padahal di meja ada 5 kunci mobil dan motor," ujarnya

Pasca kejadian, Alpin langsung mencari mobilnya yang dicuri pelaku. Namun hingga Rabu sekira pukul 14.00 WIB, mobil belum ditemukan. "Saya juga sudah melaporkan ke Polresta Probolinggo,” katanya.

Setelah dari kepolisian, Alpin menyebutkan bahwa laporannya belum dilengkapi bukti-bukti dan belum mendapatkan laporan tertulis. (ang/don)