Dian Cahyani


Wartawan Tadatodays.com | 2020-07-30 21:33:19

Momen Idul Adha, Penumpang Kapal di Pelabuhan Ketapang Turun Drastis

SEPI: GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Fahmi Alweni saat menunjukkan arus kendaraan di pelabuhan yang tidak seramai tahun lalu.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Jumlah pemudik yang menggunakan angkutan laut di pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, turun lebih dari 50 persen dibanding tahun sebelumnya. Pandemi covid-19 jadi salah satu faktor turunnya pemudik.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Perhubungan Ali Ruchi. “Pemudik menurun karena di masa pandemi ini, banyak orang berfikir dua tiga kali untuk bepergian,” ungkap Ali Ruchi pada tadatodays.com, Kamis (30/7/2020).

Baca Juga : Jemaah Islam Aboge Probolinggo Salat Idul Adha Sabtu

Sementara itu, GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Fahmi Alweni mengatakan, umunya puncak arus mudik akan jatuh pada H-2 dan H-1 menjelang lebaran. Namun, hingga siang hari di H-1 menjelang Idul Adha, pelabuhan Ketapang nampak sepi. Tidak ada aktivitas menyeberang kecuali kendaraan logistik.

Baca Juga : Unik, Hewan Kurban di Jember Dipijat Refleksi sebelum Dijual

“Biasanya hari ini rame-ramenya. Kendaraan roda dua apalagi. Terutama di jam 13.00- 14.00 WIB, nanti jam 22.00 WIB sudah selesai. Biasanya kendaraan didominasi dari Bali ke Jawa,” ungkap Fahmi Alweni saat ditemui di kantor ASDP Ketapang-Banyuwangi.

Untuk kendaraan roda dua, lanjut Fami, mengalami penurunan dari 6.500 kendaraan di tahun sebelumnya, kini hanya terhitung sekitar 1.600 kendaraan. Sedangkan, untuk penyeberang tanpa kendaraan menurun drastis. Dari 1.800 orang di tahun lalu, menjadi 79 orang saja.

Dampaknya, pemasukan ASDP berbanding terbalik dengan biaya operasional yang dikeluarkan. “Penurunannya sangat jauh jauh. Itu akumulasi per hari ini masih di bawah kondisi hari-hari biasa,” pungkasnya. (dee/sp)