Motor Pria Kademangan Dibegal Orang Minta Tolong

Alvi Warda
Alvi Warda

Sabtu, 18 Feb 2023 20:02 WIB

Motor Pria Kademangan Dibegal Orang Minta Tolong

BPKB: Saiful Rizal saat menunjukkan BPKB motornya, yang dibegal pada Jumat (17/2/2023) siang.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Nasib malang menimpa Saiful Rizal, 38, warga  Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Pada Jumat (17/2/2023) siang motornya dibegal, oleh orang yang berdalih minta tolong.

Saiful bercerita kejadian itu saat ditemui di rumahnya di Dusung Jurang RT 1 - RW 4 Kelurahan/Kecamatan Kademangan, pada Sabtu (18/2/2023) petang. Menurutnya, pada Jumat sekitar pukul 11.00 WIB, ada empat orang berdalih minta tolong padanya. Empat orang itu menghentikan Saiful di Jl. KH. Fadhol, tepat depan TK Azidan.

Saat itu Saiful baru pulang memancing di sungai sekitar Perum  Kademangan Asri. Masih lengkap dengan alat pancing dan ikan yang ia dapat, ia pulang untuk melaksanakan salat Jumat. Namun, motornya dibegal.

Menurut Saiful, empat orang itu berpakaian rapi, layaknya petugas tagih bank. Ia tak mengira, empat orang itu memiliki niat jahat kepadanya. "Mereka pakai dua motor, bahkan pakai sepatu," ujarnya.

Satu orang menghentikan Saiful, melambaikan tangan dengan mengatakan minta tolong. Satu orang yang lain, seperti memeriksa mesin motor mereka yang seolah dibikin mogok. Lalu, dua orang lainnya mengawasi kondisi sekitar.

Saat Saiful berhenti, satu orang yang awalnya mengawasi sekitar tiba-tiba melilitkan celurit di perut Saiful. Lalu satu lainnya mendekati sisi kiri Saiful dengan menempelkan celurit di betisnya. Saiful masih berada di atas motor Beat hitamnya. Mesin motornya yang bernopol N 6911 PUT masih menyala.

Kemudian satu orang lainnya, berada di depan Saiful dan mengakatan untuk menyerahkan saja. Lalu, satu lainnya mengawasi sekitar. "Saya terkejut tapi ndak langsung menyerah," ujarnya dengan mata berair.

Saiful memikirkan cara untuk terbebas dari celurit itu. Ia akhirnya menangkis celurit itu dengan alat pancing. Saat celuritnya berhasil ditangkis, ia berlari ke sisi kanan dan menendang sepeda motornya hingga roboh. "Saya kabur ke selatan," katanya.

Sayangnya, saat berlari ke arah selatan Saiful tak menemukan satu orang pun untuk dimintai tolong. Ia pun takut untuk berteriak. Saat kabur, dua pembegal itu sempat mengejarnya, namun urung dengan kabur ke arah utara. Satu orang dari mereka membawa motor Saiful. Ada yang kabur ke arah timur Jl. Brantas, ada pula ke arah barat Jl. Semeru.

Sejak itu, motornya hilang dari pandangannya. Namun, Saiful tak langsung pulang. Ia berpikir dengan mencari CCTV berharap ada yang merekam. Namun, CCTV milik Muhammad Hasan Abil terhalang bangunan.

Akhirnya, ia pulang dengan jemputan kerabatnya. Motor itu milik adiknya, Adi Krisna yang dibuat bekerja pabrik. Kini, hanya tersisa kontak motor, STNK, dan BPKB-nya. Bermodal barang bukti itu, ia melapor pada Polsek Kademangan.

Sementara, Muhammad Hasan Abil pemilik CCTV membenarkan bahwa Saiful mendatangi warung baksonya. Namun, ia tidak bisa bantu apa-apa. "Seandainya lari ke arah utara, saya bisa nolong. Lha wong ndak ada teriakan mbak," ucapnya pada tadatodays.com.

Terpisah, Kapolsek Kademangan Kompol Eko Hari Suprapto membenarkan laporan Saiful Rizal. Ia sudah melakukan olah TKP, dan meminta keterangan saksi. "Kami akan memeriksa CCTV sekitar jalan yang berpotensi dilewati," ujarnya melalui pesan singkat. (alv/why)


Share to