Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-18 11:24:48

MTs Negeri 2 Probolinggo Diganjar Lima Medali di Event Nasional dan Internasional

TELADAN: Kepala MTs Negeri 2 Probolinggo Mudakkir menerima penghargaan Juara 1 Kemenag Award yang diberikan Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - MTs Negeri 2 Probolinggo diganjar 5 medali di ajang internasional dan nasional pada tahun 2021. Yakni di ajang International Invention Competetion for Young Moslem Scientist (IICYMS) 2021, Nasional Applied Science Olymphiad (NASPO), dan Indonesia International Applied Science Olymphiad (I2ASPO).

Pada ajang IICYMS 2021 yang digelar di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 2 Juli 2021 tersebut, MTsN 2 Probolinggo mendapat 3 medali. Yakni, medali emas, Indonesian Young Scientst Associatin (IYSA) special award, dan medali perunggu.

Baca Juga : KONI Banyuwangi Terima Hibah Rp 4 Miliar, Target 217 Medali di Porprov

Dalam event yang diselenggarakan IYSA berkolaborasi dengan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Union of Arab Academics, dan IICYMS Organizing Committee ini, MTsN 2 Probolinggo mengirimkan 9 siswa yang terbagi dalam 2 tim.

Baca Juga : Menyukai Matematika, Menyabet Medali Olimpiade Tingkat Lokal Hingga Nasional

Tim 1 terdiri dari Riska Anggun Maulani, Laila Nurrahmasari, Diva Tri Wahyuningsih, dan Muhammad Rayhan Sya'bana yang duduk di kelas 9. Serta, Dani Khairulllah Geovani Pratama yang duduk di kelas 8.

Tim 1 dengan judul penelitian “Antidiabetic Activity Test of Boiled Water Yellow Bamboo Shoot (Bambusa Vulgaris) And Ashoka Folwer (Ixora Coccinea) In White Mice With Glucose Tolerance” mendapat Medali Emas pada Kategori Pure Science Biology. Sekaligus mendapatkan tambahan penghargaan IYSA Special Award.

Sedangkan tim 2 terdiri dari Amira Najihah Fadri Putri, Shafrina Olivia Cikitawati, Katon Ahmad Maulana, dan Dhonand Dhimas Aryono. Mereka sama-sama duduk di bangku kelas 8. Tim 2 judul penelitiannya adalah “Candent: Permen Jelly Anti-Karies Gigi”, mendapat medali perunggu pada kategori Life Science.

Total, lomba ini diikuti oleh 155 tim dari 13 negara. Di antaranya Indonesia, Yaman, Mesir, Maroko, Turki, Iraq, Qatar, Khazakstan, India, Makedonia, Palestina, Azerbaijan, dan Pakistan. Tahapan lombanya yakni pengiriman jurnal penelitian, video penelitian berbahasa Inggris, presentasi, tanya jawab, dan penjurian.

Koordinator Tim Guru Pembina Riset Yenny Rahma mengatakan, persiapan yang dilakukan oleh sekolah sangat optimal. “Apalagi mendapat dukungan penuh dari orang tua. Hal ini memberikan andil dan peran besar dalam hal mendorong semangat untuk prestasi anak- anak didik kita,” terangnya.

TERBAIK: MTs Negeri 2 Probolinggo menerima penghargaan Satker Terbaik terkait Pelaksanaan Anggaran tahun 2021 dari Satuan Kerja Lingkup Kantor Pelayanan Perbendaharaan (KPPN) Bondowoso.

Perempuan berhijab ini menambahkan, tanpa semangat yang kuat dari anak-anak dan dorongan orang tua serta dan guru pembina, mustahil prestasi ini dapat diraih. Mereka dibimbing dengan baik oleh guru pembina riset. Yakni, Sri Sunarti, Sutriningsih, Okky Buyung Firmanyah, Rhici Sulistyowati, Purwani, dan Rizka.

MTs Negeri 2 Probolinggo yang beralamat di Jalan Raya Karanggeger 418 Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, mempunyai program unggulan di bidang riset. Sesuai dengan SK Dirjen Pendidikan Islam Nomor 6.757 Tahun 2020 tentang Penetapan Madrasah Penyelenggara Riset.

Diketahui, ada 296 lembaga MTsN se-Indonesia yang mengantongi legitimasi sebagai madrasah penyelenggara riset. Salah satunya MTsN 2 Probolinggo, yang telah mengembangkan program tersebut. Baik bagi siswa maupun bagi guru. Pembinaan yang telah dilakukan selama 5 bulan, telah membuahkan hasil.

Sementara di ajang tingkat nasional, MTsN 2 Probolinggo diganjar dua medali sekaligus pada ajang Ilmiah NASPO dan I2ASPO. Event tersebut diikuti 410 tim dari seluruh Indonesia, beserta 13 negara lain. Pada lomba ini meraih perak dan perunggu dengan peserta meliputi gabungan dua jenjang, yakni SMP/MTs dan SMA/MA.

“Alhamdulillah, kami meraih prestasi internasional dan nasional di bidang riset. Raihan ini sangat membanggakan dan bukti dari kemajuan madrasah,” kata Kepala MTsN 2 Probolinggo Mudakkir.

Event tersebut diselenggarakan IYSA dan Departemen Sains Aktuaria Institut Tehnik Surabaya (ITS) Surabaya yang dilaksanakan secara online maupun offline, 11-14 Desember 2021, di Surabaya. MTsN 2 Probolinggo mengirimkan 2 tim dengan kategori Kewirausahaan dan Functional Food.

Kategori Functional Food meraih medali perak dengan judul penelitian “Bellyden: Pemanfaatan Belimbing Wuluh sebagai Permen Anti Karies Gigi”. Tim 1 ini diketuai oNur Mufidah siswa kelas 7 dengan anggota Muhammad Naufal, Dhafa Arabilah Irfan, Aulia Cheryl Putri Zahira, dan Zahrotus Syita Wahyuni Hidayati.

Sedangkan, kategori Kewirausahaan meraih medali perunggu dengan judul “Lemoje: Lemongrass Modern Jamoe sebagai Alternatif Bisnis dan Penambah Imun di Massa PPKM”. Tim 2 ini diketuai Lutfiyatun Nikmah siswa kelas 9, dengan anggota Dina Amelia, Zakiah Sadiida, Robiatul Adawiah, dan Muhammad Hilmi. (*/hla/sp)