Rifky Leo Argadinata


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-28 19:43:54

Musim Pancaroba Diperkirakan Melanda Banyuwangi Hingga Mei

CUACA: Sebuah papan reklame di Jalan Raya masuk Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, roboh akibat diterjang angin kencang pada Senin (28/3/2022). BMKG Banyuwangi menyebutkan bahwa cuaca ekstrem itu terjadi karena musim pancaroba yang diperkirakan akan terjadi hingga Mei mendatang.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Badan Metorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Banyuwangi menyebut bahwa peralihan musim atau pancaroba akan terjadi mulai April hingga Mei mendatang. Karena itu, Bumi Blambangan akan terus dilanda hujan lebat dan angin kencang dalam dua bulan ke depan.

Prakirawan BMKG Banyuwangi, I Gede Agus Purbawa mengatakan peralihan musim ini akan memicu terjadinya cuaca ekstrem yang harus diwaspadai masyarakat. "Sebab tekanan udara di daerah dataran tinggi dan rendah memang berbeda," ujarnya.

Baca Juga : Puncak Arus Mudik, Jumlah Pemudik di Pelabuhan Ketapang Tercatat 30 Ribu Lebih

Gede mengatakan, di sebagian wilayah di Kabupaten Banyuwangi sudah memasuki musim kemarau, dan sebagian lagi masih musim hujan. Namun ketika peralihan musim terjadi nantinya, tekanan udara bisa berubah-ubah. Adapun kecepatan angin dan pembentukan awan Kumulonimbus bisa saja terjadi sangat cepat. Hal ini itulah yang membuat perubahan terjadi begitu cepat, dari awalnya cerah tiba-tiba menjadi mendung dan turun hujan.

Baca Juga : Harga Daging Sapi Tembus Rp 140 Ribu Per Kilogram di Banyuwangi

Sementara bagi masyarakat yang tinggal di wilayah sekitar pesisir pantai, diimbau untuk mewaspadai potensi angin kencang dan gelombang tinggi. "Untuk kecepatan angin sendiri bisa mencapai 20 knot atau setara dengan 37 kilometer per jam. “Serta gelombang tinggi bisa mencapai 3 meter," tuturnya. (rl/don)