Nelayan asal Nguling Hilang Terseret Ombak Saat Melaut

Amal Taufik
Sunday, 02 Aug 2026 17:29 WIB

Suasana warga saat hendak melakukan pencarian di perairan Nguling.
PASURUAN, TADATODAYS.COM - Seorang nelayan asal Dusun Sawahan, Desa Penunggul, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut saat perahunya dihantam ombak besar, Sabtu (1/8/2026) malam. Hingga Minggu (2/8/2026), korban masih dalam pencarian.
Korban diketahui bernama Sugianto (44). Ia hilang di Perairan Penunggul saat melaut bersama dua rekannya menggunakan perahu kecil.
Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaedi, mengatakan laporan kejadian diterima Satpolairud sekitar pukul 22.30 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan BPBD serta Basarnas untuk melakukan pencarian.
"Korban hingga saat ini masih dalam proses pencarian. Satpolairud bersama BPBD, Basarnas, dan nelayan setempat terus melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian," kata Junaedi.
Berdasarkan keterangan saksi, ketiga nelayan berangkat melaut sekitar pukul 16.30 WIB. Sekitar pukul 20.00 WIB mereka memutuskan kembali ke daratan. Namun, saat berada sekitar 1,5 kilometer dari bibir pantai, kondisi cuaca memburuk dengan angin kencang disertai gelombang tinggi.

Di tengah kondisi tersebut, Sugianto tiba-tiba terjatuh ke laut. Salah seorang rekannya, Saiful Bahri, sempat melemparkan pelampung untuk menolong korban.
"Korban sempat berusaha meraih pelampung yang dilemparkan rekannya. Namun sebelum berhasil menggapainya, korban diterjang ombak dan kemudian hilang dari pandangan," jelas Junaedi.
Kedua nelayan yang selamat sempat menunggu sekitar 10 menit sambil mencari keberadaan korban. Karena tidak membuahkan hasil, mereka kembali ke daratan untuk meminta bantuan warga.
Saat ini pencarian melibatkan personel Satpolairud Polres Pasuruan Kota, anggota Polsek Nguling, BPBD, Basarnas, serta tiga perahu nelayan yang menyisir perairan sekitar lokasi korban dilaporkan hilang.
Menurut Junaedi, korban merupakan nelayan yang sehari-hari mencari ikan di perairan setempat dan saat kejadian menggunakan perahu berukuran kecil sekitar tiga gross tonase (GT). Polisi mengimbau para nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut guna menghindari kejadian serupa. (pik/why)

Share to
 (lp).jpg)