Nelayan Kraton Hilang Saat Mencari Rajungan di Perairan Kalirejo

Amal Taufik
Amal Taufik

Monday, 09 Feb 2026 14:18 WIB

Nelayan Kraton Hilang Saat Mencari Rajungan di Perairan Kalirejo

Perahu Satpolair Polres Pasuruan Kota saat berangkat melakukan pencarian.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Seorang nelayan asal Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan dilaporkan hilang saat melaut di perairan Desa Kalirejo. Hingga Senin (9/2/2026), korban belum ditemukan dan proses pencarian masih terus dilakukan dengan melibatkan nelayan setempat.

Korban diketahui bernama Suparto (51), warga Dusun Kedondong, Desa Semare, Kecamatan Kraton. Ia dilaporkan hilang setelah diduga tercebur ke laut saat mencari rajungan menggunakan perahu DUA PUTRA.

Plt. Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi, mengatakan laporan orang hilang tersebut diterima polisi pada Senin sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, berdasarkan informasi dari masyarakat nelayan. “Korban berangkat melaut pada Sabtu sore, 7 Februari 2026. Namun hingga Minggu dini hari, korban tidak kembali dan akhirnya dilaporkan hilang,” kata Junaidi.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, peristiwa itu pertama kali diketahui pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Dua nelayan, Lukman Hadi dan Kusen, melihat perahu DUA PUTRA melaju tanpa awak di perairan Kisik, Desa Kalirejo, dengan mesin masih menyala.

“Para saksi kemudian berusaha mencari pemilik perahu. Tidak jauh dari lokasi, korban terlihat masih berusaha berenang,” jelas Junaidi.

Melihat kondisi tersebut, saksi sempat melemparkan umpal, pelampung tradisional berbahan bambu, ke arah korban. Namun karena jarak yang cukup jauh, umpal tersebut tidak berhasil diraih.

“Lampu penerangan yang dipakai korban di bagian dahi juga terjatuh, sehingga kondisi menjadi gelap. Para saksi sempat berputar mencari korban selama satu hingga dua jam, namun korban tidak lagi terlihat,” ujarnya.

Upaya pencarian saat itu juga terkendala kondisi laut yang tidak bersahabat. Menurut polisi, gelombang laut dalam keadaan cukup besar sehingga menyulitkan proses pertolongan.

Setelah upaya pencarian awal tidak membuahkan hasil, saksi melanjutkan aktivitas melaut dan kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak berwajib.

Junaidi menambahkan, hingga saat ini korban diduga kuat hilang akibat tercebur ke laut. Pihak kepolisian telah melakukan langkah awal dengan mengumpulkan keterangan keluarga dan saksi, serta berkoordinasi dengan Satpolair Polres Pasuruan Kota. “Kami juga mendorong pemerintah desa dan kecamatan untuk berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pasuruan guna pelaksanaan operasi pencarian,” imbuhnya.

Selain proses pencarian yang dilakukan petugas, sejumlah nelayan dari kawasan sekitar secara swadaya turut melakukan pencarian hingga ke perairan Tlocor, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. “Namun sampai saat ini korban masih belum ditemukan,” kata Junaidi. (pik/why)


Share to