ODGJ di Pasuruan Mengamuk, Tusuk Dua Warga, Satu Meninggal

Mohamad Fikri Syauqi
Mohamad Fikri Syauqi

Wednesday, 02 Nov 2022 19:01 WIB

ODGJ di Pasuruan Mengamuk, Tusuk Dua Warga, Satu Meninggal

DIAMANKAN: Pria ODGJ bernama Sutrap Hariyanto, 42, saat diamankan petugas di TKP.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Seorang pria ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa) warga Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, mengamuk. Rabu (02/11/2022) sekitar pukul 08.00 WIB, ODGJ bernama Sutrap Hariyanto, 42, menusuk dua orang menggunakan pisau. Akibatnya, satu orang meninggal dunia dan satu kritis.

Menurut Rusdiyono, salah seorang warga setempat, Sutrap tiba-tiba mengamuk, lalu langsung menusukkan pisau ke tubuh kakak kandungnya sendiri, yaitu Sudiarno, 50. "Tiba-tiba langsung ditusuk itu saja. Jadi kakaknya nggak curiga," kata Rusdiyono. Tusukan itu membuat Sudiarno kritis. 

Mendengar teriakan Sudiarno, salah seorang tetangga, yaitu Suwarni, 52, datang. Suwarni menghampiri Sudiarno. Tetapi Suwarni juga langsung ditusuk oleh Sutrap. Suwarni meregang nyawa. 

"Ibu Suwarni ini maunya menjenguk (Sudiarno, red), tiba-tiba ditusuk juga. Yang meninggal Bu Suwarni. Kakaknya (Sudiarno) masih di rumah sakit," ujar Rusdiyono.

Menurut Rusdiyono, sebelumnya Sutrap juga pernah memukul seseorang saudara iparnya, sampai harus dilarikan ke rumah sakit. "Meskipun ada gangguan (jiwa, red), tetapi (Sutrap, red) sama uang itu tahu," imbuh Rusdiyono.

Sedangkan menurut Kapolsek Lumbang AKP Nanang Zainal Abidin, saat petugas tiba di lokasi, satu orang korban sudah meninggal dunia. Selanjutnya, polisi yang datang Bersama Satpol PP dan Koramil langsung mengamankan Sutrap. Adapun korban luka yang merupakan kakak tersangka, dilarikan ke RSUD Grati.

"Sementara ini tersangka sudah diamankan di Polsek Lumbang untuk menghindari terjadi hal yang tidak diinginkan," kata AKP Nanang.

Menurut AKP Nanang, Suwarni tewas setelah ditusuk di bagian dada sebelah kiri. Sedangkan, Sudiarno ditusuk di bagian leher kanan. “Sementara yang kritis kakaknya, masih di rumah sakit," terangnya.

Sementara, Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo menjelaskan, tersangka dan sejumlah barang bukti telah diamankan. "Kita amankan juga barang bukti berupa sebilah pisau dan dua parang yang digunakan untuk melukai korban," katanya.

Menurutnya, kepolisian akan melakukan proses hukum dengan dibarengi tes kejiwaan terhadap tersangka. "Untuk motifnya masih kita dalami. Kemudian untuk tersangka kita lakukan proses hukum sambil melakukan tes kejiwaan," tutur AKP Adhi. (uqi/why)


Share to