Oli Berceceran di Jalur Pantura Probolinggo, 8 Pengendara Motor Berjatuhan dan Terluka

Hilal Lahan Amrullah
Hilal Lahan Amrullah

Sunday, 01 Feb 2026 06:24 WIB

Oli Berceceran di Jalur Pantura Probolinggo, 8 Pengendara Motor Berjatuhan dan Terluka

PEMBERSIHAN: Tim regu Damkar Unit Tongas membersihkan oli di Jalan Raya Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Cairan oli tumpah bercecerah di Jalan Raya Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo, Sabtu (31/1/2026) sore. Dalam waktu singkat, sejumlah pengendara jadi korban. Delapan pengendara motor terjatuh dan terluka saat melintasi ceceran oli tersebut.

Ceceran oli tumpah itu terjadi di depan Hotel Goya. Diduga, oli tumpah dari truk yang diderek. Permukaan jalan menjadi sangat licin. Oli tersebut tumpah di atas sedikitnya sepanjang 200 meter badan jalan.

Warga sekitar lokasi kejadian melaporkan kejadian tersebut ke Pos Damkar Unit Tongas pada pukul 18.18 WIB melalui call center 112 Damkar Kabupaten Probolinggo. Pukul 18.25 satu regu damkar yang terdiri dari lima petugas dan satu truk tangki diterjunkan guna melakukan penyemprotan jalan yang tertutupi oli.

Penyemprotan dilakukan menggunakan campuran air dengan deterjen. Tepat pukul 19.30 WIB, tim regu A damkar menyelesaikan pembersihan jalan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Probolinggo Taupik Alami mengatakan bahwa oli tumpah di sepanjang jalan raya Desa Lemah Kembar ini bisa teratasi. "Kami bersyukur, Tim Damkar berhasil mengurai kemacetan dan bisa menyelamatkan korban-korban yang lain, karena sudah menelan korban delapan orang, itu tadi jatuh sepeda motornya. Sampai luka-luka," terangnya.

Taupik Alami mengapresiasi respons dan tanggapnya masyarakat atas kejadian tersebut. Sehingga tim regu damkar banyak terbantu. Sedangkan penanganannya, itu cukup singkat. Sehingga tidak menimbulkan kemacetan sepanjang Pantura.

"Karena memang situasinya malam Minggu. Harapan kami ke depan, semoga masyarakat, pengemudi dan semuanya hati-hati. Apalagi cuaca lagi ekstrim. Tingkatkan kewaspadaan. Kemudian manakala membutuhkan layanan damkar, monggo telepon 112, tanpa dipungut biaya apapun alias gratis," tegas Taupik Alami. (hla/why)


Share to