Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2020-11-26 21:49:39

Pabrik Kasur Pegas di Jember Terbakar, Warga Panik dan Berhamburan

BIKIN PANIK: Api tampak membesar dibalik pemukiman penduduk di Dusun Dukusia, Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember. Diketahui api membakar pabrik kasur pegas CV. ARK Sony.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Pabrik kasur pegas CV. ARK di Dusun Dukusia, Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, ludes terbaka,r Kamis (26/11/2020). Kebakaran itu membuat karyawan sekitar berhamburan keluar rumah.

Maklum, musibah kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB itu, letaknya tidak jauh dari pemukiman penduduk. Abdul Jalil, salah seorang warga sekitar menuturkan, titik kebakaran diduga berawal dari gudang paling belakang.

Baca Juga : Korsleting AC, Sedan Accord di Jember Hangus Terbakar

"Kalau melihat asap yang muncul, kebakaran itu dari gudang paling belakang. Tempat menyimpan spon atau busa untuk membuat spring bed. Kalau saya menduga, ada bahan kimia yang terbakar, karena kobaran api sekitar pukul 3 sore itu besar dan asapnya tinggi," katanya.

Baca Juga : Bikin Perapian, SPBU Mini di Ngadisari Terbakar, Kerugian Rp 50 Juta

Warga sekitar pun panik. Mereka lantas mencoba menghubungi petugas pemadam kebakaran. "Saya minta untuk panggil damkar saja, karena apinya terus membesar. Supaya cepat padam. Para pekerja tadi juga langsung keluar dari pabrik," tuturnya.

Senada dengan yang disampaikan Jalil, salah seorang warga lainnya yang tempat tinggalnya di depan pabrik, Ahmad Munaji mengatakan, saat kebakaran semua panik dan para pekerja berhamburan keluar dari pintu depan pabrik.

"Apinya besar dan asapnya banyak, warga langsung keluar semua, " katanya. Terkait penyebab kebakaran, belum diketahui penyebabnya. Pemilik pabrik yang bernama Sony, enggan dimintai keterangan. Saat diwawancara, pemilik memberi isyarat enggan untuk dikonfirmasi.

Hal yang sama juga ditunjukkan Polsek Rambipuji dan Polres Jember. Petugas yang diketahui sudah berada di lokasi kebakaran, mengaku masih melakukan penyelidikan. Api sendiri hingga berita ditulis pukul 18.00 WIB, tak kunjung padam. Ada 3 damkar yang diterjunkan untuk memadamkan api. (as/sp)