Andika Apriyanto


Wartawan Tadatodays.com | 2021-07-08 13:06:42

Pasar Blambangan Banyuwangi Ditutup, Begini Respons Pedagang

KLASTER PASAR: Petugas menyemprotkan disinfektan dan menutup Pasar Blambangan Banyuwangi, pasca ditemukannya kasus positif covid-19 di pasar tersebut.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Satgas Penanganan Covid-19 Banyuwangi menutup sementara Pasar Blambangan Banyuwangi untuk sementara dan melakukan penyemprotan disinfektan, Rabu, (7/72021) pagi kemarin. Tapi, pedagang berharap agar penutupan tidak berlangsung lama sebab mereka tidak memiliki pendapatan selain berjualan di pasar.

Penutupan dan penyemprotan disinfektan itu dilakukan, guna menindaklanjuti adanya 3 pelanggar prokes yang terkonfirmasi positif covid-19, saat dilakukan rapid test antigen di Pasar Blambangan, Selasa (6/7)malam lalu.

Baca Juga : Barong Banyuwangi Turun Jalan, Sosialisasikan Prokes dan Vaksinasi

Penyemprotan disinfektan ini menyasar seluruh area pasar, mulai dari jalan trotoar hingga lorong di pasar tersebut. Penyemprotan itu juga dilakukan di kios pedagang.

Baca Juga : Kades di Banyuwangi Gelar Hajatan di Tengah PPKM Darurat

Saat penyemprotan berlangsung, satgas juga melakukan penutupan pasar untuk sementara. Penutupan dilakukan dengan memasang pagar di beberapa jalan arah masuk pasar. Untuk memaksimalkan penutupan pasar, sejumlah petugas juga disiagakan.

Koordinator Pasar Banyuwangi, Selamet Hariyadi menyampaikan, dirinya sepakat dengan adanya kegiatan ini. Namum ia juga berharap agar nantinya pasar dapat beroprasi seperti biasa, sehingga perputaran dan pertumbuhan ekonomi di Banyuwangi dapat kembali pulih. "Saya mohon penutupan ini jangan lama-lama," ujarnya.

Sementara itu, Leo, salah satu pedagang di Pasar Blambangan Banyuwangi mengungkapkan, dirinya sangat khawatir bila penutupan pasar berlangung lama. Pasalnya, dirinya tidak ada pemasukan untuk mencukupi kebutuhan keluarganya selain berjualan di pasar. "Gimana ya, saya ini kan banyak tanggungan,” ujarnya. (dik/don)