Pasar Kembang Rampung Dibangun di Pasar Baru Kota Probolinggo, Belum Semua Pedagang Masuk

Amelia Subandi
Amelia Subandi

Monday, 05 Jan 2026 19:21 WIB

Pasar Kembang Rampung Dibangun di Pasar Baru Kota Probolinggo, Belum Semua Pedagang Masuk

MASIH SEPI: Para pedagang kembang di Pasar Kembang sedang menunggu pembeli.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - UPT Pasar Kota Probolinggo sudah menyediakan lokasi khusus bagi penjual bunga di Pasar Baru. Lokasinya di pintu utama baru di sisi utara Pasar Baru. Namun, masih ada saja pedagang kembang yang tetap berjualan di trotoar di sisi selatan Pasar Baru, tepatnya di Jalan Pahlawan.

Senin (5/1/2026), tadatodays.com mengunjungi lokasi khusus Pasar Kembang yang telah rampung dibangun bersamaan dengan pembangunan jalan tembus pintu masuk sisi utara. Pintu masuk baru itu dulunya merupakan toko kain Cita Indah.

Sejak Jumat (2/1/2026) lalu para pedagang kembang yang biasa berjualan di trotoar Pasar Baru, direlokasi di tempat baru tersebut. Namun, dari pantauan tadatodays.com, belum semua pedagang kembang pindah berjualan di Pasar Kembang. Baru ada 6 pedagang yang berjualan di dalam Pasar Kembang.

Belum semua pedagang kembang mau pindah, juga dikeluhkan sesame pedagang. Harusnya, semua pedagang yang berjualan di luar harus ditertibkan dan dipindah ke lokasi yang sama.

BARU: Pintu masuk sisi utara Pasar Baru Kota Probolinggo yang rampung dibangun.

Sementara, Misnati (55), salah satu pedagang, mengaku bersyukur atas tersedianya tempat yang telah diberikan. Misnati yang sudah 20 tahun berjualan bunga, mengaku merasa nyaman di tempat baru. Ia tidak lagi kehujanan dan kepanasan.

Namun, karena perpindahan baru dilakukan, maka masih banyak masyarakat yang belum tahu. Selain itu, ia juga menyesalkan masih banyaknya pedagang yang berjualan diluar pasar, sehingga mempengaruhi pendapatannya.

“Sebenarnya sudah Alhamdulillah, enak disini. Cuma pelanggan kan belum tahu, jadi masih sepi dan sedikit yang beli kesini. Kalau penghasilan tidak sebesar di depan. Di depan biasanya 1 hari bisa dapat 1 juta, disini masih dapat 150 ribu,” kata Misnati. 

Misnati berharap, pedagang lain yang masih berjualan di luar pasar segera ditertibkan. Apalagi setelah ini kan moment puasa dan lebaran Idul Fitri, yang menjadi masa panen rezeki bagi pedagang bunga.

“Ya namanya pasar kembang, harusnya jadi satu semua di sini. Semua yang diluar harus masuk. Kalau yang di luar dibiarkan, otomatis kita yang didalam ini iri. Kami yang didalam protes karena juga pengaruh sama penghasilan,” tambahnya

Pedagang lainnya, Unin (45), warga Jalan Merpati, mengaku belum dapat penghasilan sejak dipindah. Ia juga berharap agar seluruh pedagang yang berjualan di luar ditertibkan dan berjualan di dalam.

“Masih belum dapat penghasilan. Mungkin kalau yang berjualan bunga di sini semua, ya insyaallah ramai. Pelanggan mungkin masih banyak yang belum tahu. Saya usul ke Satpol PP, kalau bisa dimasukkan ke sini saja. Kalau masih banyak di luar, ya saya yang kerepotan tidak dapat uang,” kata Unin.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (DKUP) Kota Probolinggo Slamet Suwantoro mengatakan bahwa pintu masuk sisi utara dibuat agar memudahkan akses masyarakat untuk masuk ke Pasar Baru.

Menanggapi keluhan pedagang terkait masih adanya pedagang bunga yang berjualan di luar, mantan staf ahli wali kota ini akan berkoordinasi dengan satkert terkait. Terutama untuk dilakukan upaya penertiban.

“Untuk pedagang bunga, kami himbau harus masuk semuanya. Juga semua pedagang yang ada di trotoar Pasar Baru. Agar pasar menjadi bersih dan trotoar sesuai fungsinya, untuk pejalan kaki. Adanya pintu masuk baru itu harapannya perdagangan dalam pasar bisa semakin laris,” kata Slamet. (mel/why)


Share to