Pasar Takjil Dadakan di Kota Probolinggo Diserbu Pembeli, Jalan Cokro Jadi Primadona

Alvi Warda
Sabtu, 21 Feb 2026 17:22 WIB

COKRO: Salah satu pasar takjil dadakan di ruas Jalan HOS Cokroaminoto Kota Probolinggo.
PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Berburu takjil masih menjadi aktifitas pilihan sembari menunggu azan maghrib di bulan suci Ramadan. Di Kota Probolinggo, banyak spot pasar takjil dadakan yang diserbu pembeli. Salah satunya adalah ruas Jalan HOS Cokroaminoto yang masih menjadi primadona.
Pedagang takji dadakan di Jalan Cokroaminoto ini tidak hanya satu atau dua orang, namun puluhan. Mereka mengais rezeki melalui berkah Ramadan yang sudah dijalankan beberapa tahun terakhir.
Beragam menu tersedia, seperti kolak, es buah, gorengan, hingga aneka kue tradisional dijual dengan harga terjangkau. Ada juga menu makanan berat seperti ikan laut, aneka sayur dan lauk pauk lainnya. Sehingga menarik ribuan pembeli setiap sore menjelang magrib, seperti pada Sabtu (21/2/2026) sore.
.png)
PADAT: Pembeli yang membeludak bikin jalan padat merayap.

Meski demikian, kepadatan arus lalu lintas akibat membludaknya pembeli menjadi tantangan tersendiri. Jadi, perlu pengaturan dan pengawasan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum.
Sabrina, perempuan muda asal Jalan Citarum, Kanigaran Kota Probolinggo, mengaku setiap Ramadan selalu berburu takjil di di Jalan Cokroaminoto. "Karena banyak pilihan dan harga yang ramah di kantong. Rp 20.000 aja udah dapat dua sampai tiga macam takjil," katanya.
Sementara itu salah satu pedagang takjil dadakan Supriani mengatakan, momentum Ramadan mampu mendongkrak pendapatan hariannya. Omzet yang diperoleh bisa mencapai Rp 500.000 hingga lebih jika stok makanan ludes semua.
“Alhamdulillah, dagangan laris selalu ramai kalau jualan di Cokro. Seneng banget untuk saya yang ibu rumah tangga gini. Penghasilan selama Ramadan kurang lebih ratusan ribu, gak nentu soalnya liat stok makanan," jelasnya
Makanan yang dijualnya, ada yang ia masak sendiri dan ada yang milik orang lain. "Paling banyak diburu itu justru sayur sama lauk pauk. Kalau jajanan kue paling kayak risol atau dadar gulung. Tapi alhamdulillah stok pasti hampir habis dibeli pelanggan," tuturnya. (alv/why)


Share to
 (lp).jpg)