Muhammad Musleh


Wartawan Tadatodays.com | 2020-10-06 20:15:42

Pedagang Mlijo Dapat Pinjaman Dana Tanpa Bunga Dan Jaminan

Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menggulirkan program Pinjaman Tanpa Bunga dan Jaminan/Agunan tahap dua bagi pedagang sayur keliling atau yang lebih dikenal dengan mlijo.

LUMAJANG, TADATODAYS.COM - Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menggulirkan program Pinjaman Tanpa Bunga dan Jaminan/Agunan tahap dua bagi pedagang sayur keliling atau yang lebih dikenal dengan mlijo.

Kepala Bidang Usaha Mikro, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (UM) kabupaten Lumajang, Imron Rosyadi mengatakan, pinjaman tahap dua kali ini telah digulirkan di lima kecamatan yang tersebar di Lumajang, diantaranya Kecamatan Randuagung, Sukodono, Sumbersuko, Jatiroto, dan Tempursari.

Baca Juga : Ribuan Mahasiswa dan Buruh Kepung DPRD Lumajang

"Jadi untuk tahap kedua ini lima kecamatan, jadi ini nanti akan di buat bergilir, kemarin pada 2019 itu beberapa kecamatan, dan tahun depan juga sama," kata dia saat dimintai keterangan melalui telepon selulernya, Minggu (4/10/2020).

Baca Juga : Lumajang Punya Alat Pendeteksi Dini Gempa dan Tsunami

Ia juga mengatakan, pada 2019 lalu, mlijo yang telah menerima pinjaman tahap pertama tercatat 332 orang, dengan total pinjaman dana Rp331.500.000,00 sedangkan tahap ke dua berjumlah 253 mlijo, dengan total dana Rp253.000.000,00.

"Untuk perancangan ini tercatat 278 orang pada tahap pertama dengan total pinjaman dana Rp822.500.000,00 dan tahap ke dua 99 orang dengan total Rp394.500.000,00. Jadi ini untuk tahun 2019," urainya.

Sementara mlijo yang telah menerima bantuan pinjaman pada 2020 sampai saat ini tercatat 253 orang, dengan total dana sekitar Rp253.000.000,00.

Rosyadi menambahkan, masing-masing mlijo mendapatkan bantuan pinjaman sejumlah satu juta, dengan jangka waktu cicilan selama satu tahun.

"Untuk cicilannya dalam jangka satu tahun, yakni mulai Januari sampai Desember 2021 sebesar Rp85.000,00 per-pekan selama 11 bulan, dan terakhir hanya Rp65.000,00. Sehingga pinjam satu juta, dikembalikan satu juta," terangnya.

Bantuan pinjaman yang telah menjadi program janji politik Bupati dan Wakil Bupati Lumajang itu, diharapkan dapat membantu menguatkan ekonomi Usaha Mikro selama masa pandemi Covid-19.

"Harapannya, memang ketika UM masih kuat, selama mereka bisa menghidupi kebutuhan mereka di tengah pandemi ini. Tentu secara ekonomi untuk kabupaten Lumajang ini menjadi kuat, maka akan mendorong ekonomi nasionalpun menjadi kuat," pungkasnya. (mm/sp)